Pejabat Dinas Perhubungan Batam Curhat soal Layanan Grab
Eh, ternyata supir Grabnya, kumpul di sini semua, ada acaranya di Nagoya. Manajemen Grab Indonesia di Batam, mengumpulkan sekitar 500 driver dan biker
- Manajemen Grab Indonesia di Batam, mengumpulkan sekitar 500 driver dan biker Grab.
- Momen ini manajemen Grab mengapresiasi khusus kapada kemitraan driver Grab roda empat dan roda dua (biker) yang merupakan penyandang cacat, difable.
BATAM, TRIBUN.ID -- Seorang pejabat teras Pemerintah Kota Batam, punya cara menyampaikan apresiasi atas pelayanan angkutan online di kota terpadat provinsi Kepulauan Riau ini.
Di acara Momen Apresiasi Mitra (MAM) Grab Batam di Hills Hotel, Nagoya, Kota Batam, Selasa (9/7/2019) malam, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Pemko Batam Endi Fauzimar, curhat soal layanan Grab.
"Waktu saya mau ke Nagoya dari Batam Center, petang tadi, saya order Grab, sudah setengah jam, tak ada yang datang. Eh, ternyata supir Grabnya, kumpul di sini semua," ujar Endi, yang tahun lalu masih menjabat di Dinas Penanaman Modal dan Perindustrian Pemko Batam.
Endi lalu menunjukkan aplikasi layanan Grab itu dari ponsel Android, miliknya. "Semua drivernya kumpul di sini, jalan di Batam ini kosong," ujarnya berkelakar saat memberi sambutan resmi mewakili Kadishub Rustam Effendi, yang lagi cuti.
Manajemen Grab Indonesia di Batam, mengumpulkan sekitar 500 driver dan biker Grab.
Inilah kali kedua, manajemen perusahaan angkutan pubik berbasis aplikasi online ini, mengumpulkan mitranya dalam dua bulan terakhir.
Momen ini manajemen Grab mengapresiasi khusus kapada kemitraan driver Grab roda empat dan roda dua (biker) yang merupakan penyandang cacat, difable.
Suasana haru saat tim Event Organizer Tribun Batam memutar klip video, bagaimana dua penyandang cacat menghidupi keluarga sebagai mitra perusahaan asal Singapura ini.
Yang pertama adalah Jahmunir (42). Driver Grab roda empat ini adalah penyandang cacat yang sudah memasuki tahun ketiga menghidupi istri, dan dua anak dari jasa angkutan ini.
Jahmunir cacat permanen, setelah terkena musibah tertimpa crane di perusahaan ship yard (galangan kapal) di Batu Aji, Batam, tahun 2000 lalu.
Apresiasi kedua diberikan kepada Shalihan Abdul Madjid (32), penyandang tuna rungu dan tuna wicara. Madjid sudah dua tahun jadi mitra angkutan motor. Dia datang bersama istrinya, yang tengah hamil 8 bulan.
Hadir juga di acara ini, Area Manager Grab Sumbangsel Reiza Bani Paftalika, Kepala Bidang Pemasaran BPJS Kesehatan Batam Muhammad Kurniawan, City Operation Grab Batam Antonius Gaho, dan Kepala Cabang Pegadaian Batam, M Hafiz, serta Publisher Tribun Batam Danang Purwoko.
• Insiden Kaki Bocah Terjepit di Eskalator Mega Mall Batam Center, Ini Peringatan Kapolsek Batam Kota
• Momen Apresiasi Mitra, Semua Sopir Grab Kumpul di The Hills Hotel Batam
Curhat lain, yang disampaikan Endi Fauzimar adalah pengalamannya ketika ketinggalan smartphonenya di salah satu mobil Grab yang dia tumpangi saat ke mall bersama keluarga.
"Saya telpon, Bang..! HP saya ketinggalan saat dicharger di mobil. Lalu supirnya menjawab, di mall saja dulu Pak, nanti kalau battreynya full saya antarkan, dan betul, HP saya dikembalikan dengan battery yang sudah penuh, terima kasih."
Di bagian lain sambutan tanpa teksnya, Endi mengemukakan layanan angkutan online berbagi di Batam ini sudah menjadi kebutuhan zaman.
• HEBOH! Bola Voli Masuk Kanal, Petugas Pemadam Kebakaran Berjibaku 1 Jam untuk Mengevakuasi
• KPK Kaget Hakim Kasasi MA Bebaskan Syafruddin Temenggung. Kasus BLBI Tak Berhenti
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/endi-fauzimar-dan-reiza-bani-paftalik-grab.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/09072019_grab_batam_antonius_gahu_endi_fauzimar.jpg)