Hari Pertama Kerja
Hampir 1500 PNS Absen Diapel Walikota Batam
Ahmad Dahlan tidak menyinggung saksi keras bagi PNS yang tidak hadir
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM-- Total pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan kerja kantor Walikota Batam yang hadir saat apel pagi yang dipimpin Walikota Batam Ahmad Dahlan sebanyak 500 orang saja. Sisanya sekitar 1500 PNS lain absen dan tidak mendapat teguran keras dari sang walikota.
Dalam pidato hari pertama kerja paska libur lebaran, Selasa (14/9/2010) Ahmad Dahlan tidak menyinggung saksi keras bagi PNS yang tidak hadir. Dahlan hanya menyinggung kalau dia tidak bisa mendegar jelas berapa jumlah keseluruhan PNS yang bisa dan tidak hadir di apel pagi yang dipimpinnya.
"Saya yakin tadi semuanya tidak bisa mendengar maupun menjumlahkan secara keseluruhan, oleh karena itu laporan tadi merupakan laporan formal saja, yang belum diklarifikasi," jelas Dahlan yang saat itu mengenakan safari berwarna cream.
Untuk itu,Dahlan meminta secara langsung kepada Kepala Kepegawaian secara langsung melakukan absensi kembali berapa jumlah PNS yang hadir atau tidak. Mengingat hal tersebut merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat yang mewajibkan hal tersebut.
"Tadi saya dengar ada 5 orang yang sakit dalam satu kantor, itu benar apa tidak ya ?, atau jangan-jangan...ya jangan-jangan..," jelasnya sambil tertawa kecil.
Ketika Tribunnewsbatam mengklarifikasi jumlah PNS yang hadir saat apel pertama paska lebaran ke Humas Pemko Batam, dijelaskan kalau jumlah PNS yang hadir sekitar seperempat PNS dari total 2000 PNS yang bekerja dilingkungan kantor Pemko Batam, termasuk kecamatan dan kelurahan.
"Kita perkirakan hanya seperempat dari 2000 PNS yang masuk kerja di hari pertama dan ikut apel di halaman Engkuputri, Pemko Batam,Batam Centre,"ujar Kabag Humas Pemko Batam Yusfa Hendri, disela-sela apel.
Yusfa menjelaskan kalau total pegawai atau PNS dibawah Pemko Batam termasuk PNS tenaga medis, guru mencapai 5000 orang. Sekitar 2000 betugas di kantor-kantor kecamatan dan kelurahan, serta kantor walikota sendiri. Sekitar 3000 lainnya adalah PNS bekerja sebagai guru dan petugas kesehatan.
Namun Yusfa tidak menegaskan, apakah jumlah seperempat PNS hadir ini sama dengan 500 PNS, dan sisanya sekitar 1500 PNS adalah absen, Tribun Batam belum dapat konfirmasi jelas mengenai hal ini.