Kekerasan pada Anak di Tanjungpinang
Rido Sering Disiksa sejak 8 Bulan Lalu
Dian tak habis pikir atas kelakuan suaminya yang tega melakukan kekerasan terhadap anaknya, Rido (2,5 tahun).
TRIBUNNEWSBATAM, TANJUNGPINANG - Dian tak mampu menyembunyikan kekesalannya terhadap Rudi yang kini ditangkap aparat Polsek Bukit Bestari, Tanjungpinang.Ia tak habis pikir atas kelakuan suaminya yang tega melakukan kekerasan terhadap anaknya, Rido (2,5 tahun).
Dian menuturkan, usai Magrib pada Minggu (3/10), Rudi pulang ke rumah dengan kondisi mabuk. Setelah duduk sebentar, buruh pelabuhan itu mengajak anaknya untuk jalan-jalan, namun Rido tidak mau. Diduga karena trauma sering disiksa itulah Rido tidak mau hingga akhirnya diseret oleh ayah tirinya itu.
Dalam kekerasan itu, rido sempat ditendang dan diinjak-injak. Aksinya baru berhenti setelah dilerai para tetangga-tetangganya.
Dian mengatakan, setiap diajak Rudi, Rido memang selalu menolak karena takut. Slain itu apabila melihat bapaknya pulang, Rido yang biasa ceria itu langsung sembunyi di belakang lemari.
"Rido terus menolak apabila diajak, sehingga ia diseret," kata Dian. Dia mengatakan sejak menikah delapan bulan lalu dengan Rudi, anaknya selalu mendapat kekerasan dari suaminya itu.
Akibat perbuatanya pelaku saat ini mendekam di sela tahanan Polsek Bukit Bestari. Ia terancam dengan hukuman 15 tahun penjara sesuai pasal 80 UU Nomor 23/2002 tentang perlindungan anak, junto pasal KDRT junto pasal 351 KUHP.
Polisi sendiri telah mendapatkan keterangan dari Rudi. "Pelaku mengaku mabuk saat melakukan pemukulan itu, itu dikarenakan anaknya bandel," kata Kapolsek Bukit Bestari Memo Ardian.