DISKOMINFO KEPRI
Ansar Dorong Keterbukaan Informasi, Seluruh OPD Kepri Ditarget Informatif pada 2026
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi kerja Komisi Informasi Kepri dalam mendorong implementasi keterbukaan informasi publik di daerah
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Ansar Ahmad menerima audiensi Komisi Informasi (KI) Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (15/6/2026).
Kegiatan ini disejalankan dengan agenda penyerahan Laporan Kinerja Komisi Informasi Kepulauan Riau Tahun 2025.
Ketua KI Kepri Arison hadir bersama Wakil Ketua Muhammad Djuhari serta anggota Alfian Zainal, Encik Afrizal dan Saut Maruli Samosir serta Sekretaris KI Kepri A.K Prambudi.
Turut mendampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau Hendri Kurniadi, didampingi oleh Kabid PLIP Ummil Khasil dan Kabid Humas Trio Andana.
Dalam pertemuan itu, Arison menyampaikan capaian kinerja KI Kepri yang telah memasuki tahun kedua sejak dilantik pada 2 Juli 2024.
Ia mengatakan bahwa KI Kepri fokus menjalankan dua tugas utama, yakni penyelesaian sengketa informasi publik dan penetapan standar layanan informasi publik.
Untuk penyelesaian sengketa informasi, KI Kepri telah menangani sebanyak 19 perkara.
Dari jumlah tersebut, lima sengketa berhasil diselesaikan pada tahun 2024 dan 10 sengketa pada tahun 2025.
"Sementara pada tahun 2026 ini terdapat empat sengketa informasi yang masih dalam proses penyelesaian," kata Arison, melansir kepriprov.go.id.
Di bidang keterbukaan informasi publik, KI Kepri juga telah melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap 151 badan publik selama dua tahun terakhir.
Monev tersebut mencakup organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kabupaten dan kota, instansi vertikal, partai politik, hingga perguruan tinggi.
Arison mengungkapkan, hasil Monev tahun 2025 menunjukkan baru 42 badan publik yang berhasil meraih predikat informatif, sedangkan OPD di lingkungan Pemerintah Kepri hanya dua yang informatif.
Meski demikian, sejumlah badan publik mengalami peningkatan nilai dibandingkan tahun sebelumnya.
"Hasilnya memang belum menggembirakan, tetapi banyak badan publik yang menunjukkan tren perbaikan. Kami berharap pada Monev tahun 2026 jumlah badan publik yang informatif akan semakin bertambah," ujarnya berharap.
Menurut Arison, belum optimalnya hasil Monev bukan berarti badan publik tidak menjalankan keterbukaan informasi.
| Ansar Pimpin Persiapan Sekolah Rakyat di Kepri, Tiga Daerah Jadi Lokasi Pembangunan 2026 |
|
|---|
| Buka Forum Konsultasi Publik, Sekda Misni Apresiasi Kesbangpol Kepri Raih SKM Kategori A Sangat Baik |
|
|---|
| Pemprov Kepri Siap Sukseskan Tour de Bintan 2026, Bidik Wisatawan Mancanegara |
|
|---|
| Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri di Tanjungpinang, Tekankan Pelayanan Humanis untuk PMI |
|
|---|
| Kepri Dorong Pekerja Migran Formal dan Profesional Lewat Kerja Sama dengan BP2MI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/16062026Ansar3.jpg)