Natal dan Tahun Baru

Dua Napi LP Barelang Langsung Bebas

Selain dua orang ini ada ratusan warga binaan lainnya yang mendapat remisi.

Laporan Ucu Rahman, wartawan Tribunnews Batam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM - Umat Nasrani hari ini merayakan Natal secara serentak baik di Indonesia hingga dunia. Tak terkecuali kristiani yang ada di Batam.

Narapidana yang hidup di Lembaga Pemasyarakatan sama-sama merayakan hari Natal di sebuah gereja Lapas Klas IIA Batam di Barelang, Sabtu (25/12/2010).

Wajah keceriaan terlihat dari beberapa napi saat mendengar ceramah dari pendeta yang secara langsung di datang di gereja Lapas Batam. Dengan seksama para napi mendengar ceramah pendeta. Parayaan yang disusun secara sederhana tetap menjadi acara spesial bagi napi yang kini tengah hidup jauh dari keluarganya masing- masing.

Perayaan natal ini menjadi saat yang dinanti bagi kalangan kristiani yang ada di Lapas Batam. Bukan karena dijenguk keluarga atau merayakan bersama kristiani lainnya, namun pemberian remisi yang menjadi harapan bagi napi. Natal tahun ini sebanyak dua orang mendapat remisi dan sekaligus mendapatkan kehidupan bebas.

Selain dua orang ini ada ratusan warga binaan lainnya yang mendapat remisi. Lapas Batam tahun ini memberikan remisi kepada 150 warga binaan pemasyarakatan (WBP) diantaranya 44 orang mendapat remisi khusus (RK I).

Setiap WBP berbeda- beda mendapatkan potongan hukuman ada yang mendapat potongan hukuman 15 hari, 30 hari hinga 1 bulan 15 hari dimana setelah mendapat remisi napi tinggal menyisakan dan menyelesaikan sisa hukuman yang ada.

Dua orang yang mendapatkan remisi tahun ini ada dua orang, dimana dua warga binaan ini tersangkut kasus narkoba dan pencurian. Demikian dalam rekapitulasi pemberian remisi di Lapas Batam yang dikeluarkan langsung oleh Kepala Lapas Agus Budi Hartono Bc, IP, SH, MH. Sedangkan pemberian remisi secara simbolis dilakukan oleh Martono Budianto kepala Divisi Pemasyarakatan.

Hingga kini WBP yang beragama Nasrani masih mengikuti perayaan Natal yang dipusatkan di Gereja Okumene yang diisi dengan ceramah yang dilakukan oleh Pendeta Irma dari perwakilan Gereja Bethel Indonsia (GBI) Tabgha.

Diantara peserta juga ikut dalam perayaan itu dua WBP yang mendapatkan remisi langsung bebas masih diberi kesempatan untuk bergabung dengan rekan-rekan lainya yang masih ada disana. Saat ini ada 695 jumlah penghuni lapas yang terdiri dari 676 jumlah Napi (Pria = 635, Wanita = 41) dan 9 jumlah tahanan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved