Kamis, 11 Juni 2026

Penerimaan CPNS 2010

Diam-diam Polres Barelang Selidiki Penerimaan CPNS Batam

Firmansyah Mangkir dari Polisi

Tayang:
Laporan El Tjandring, Wartawan Tribunnews Batam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM- Dugaan adanya permainan dan suap dibalik penerimaan CPNS Kota Batam akhir tahun lalu tidak dianggap sebagai kabar isapan jempol oleh Satreskrim Polresta Barelang. Buktinya,  Kepala BKD kota Batam Firmansyah telah dipanggil untuk dimintai keterangannya

Firmansyah yang sedianya memenuhi panggilan itu pada Rabu (12/1/2011) tidak menampakan batang hidungnya di Mapolresta Barelang. Informasi yang diperoleh tribunnewsbatam.com, Firmansyah sementara dinas luar kota ke Jakarta sehingga belum dapat memenuhi panggilan kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Aries Andhie yang ditemui di Mapolresata Barelang membenarkan pemanggilan tersebut. Dia mengharapkan Jumat (14/1/2011) mendatang, Firmansyah sudah dapat memenuhi panggilan yang dilayangkannya sekembali dari Jakarta.

Aries mengutarakan maksud pemanggilan tersebut terkait proses penerimaan CPNS Pemko Batam. "Saya melihat ada yang tidak beres dalam proses penerimaan CPNS. Akibatnya timbul banyak masalah dan adanya dugaan suap dan kita kepolisian wajib untuk mencari tahu," kata Aries.

Namun Aries menepis pemanggilan itu hanya didasarkan pada isu yang beredar bahwa adanya dugaan permaianan dan suap dalam penerimaan itu. Setelah pengumuman hasil CPNS beberapa akhir Desember lalu, banyak isu berhembus dan menjadi berita di media massa telah terjadi praktik KKN dibaliknya.

Dugaan paling santer formasi lowongan yang tersedia telah dijatahkan kepada kerabat dan keluarga pejabat. Dugaan inilah yang memicu kekecewaan dari banyak pihak karena merasa dipermainkan dan proses penerimaan CPNS hanya seremoni formalitas saja.

Namun Aries belum bersedia menyebut dasar pemanggilan terhadap Firmansyah, apakah berdasarkan laporan masyarakat atau telah ada bukti kuat sehingga pihaknya perlu menelusuri penerimaan CPNS itu.

"Saya minta kepada masyarakat Batam yang mengetahui adanya indikasi suap pada penerimaan CPNS lalu untuk tidak ragu melaporkannya ke Mapolresta. Misalnya ada oknum yang meminta sejumlah uang tertentu dengan iming-iming lulus CPNS," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved