TNI AL
Diduga Dalang Bajak Laut Warga Malaysia
Lanal Batam Tangkap 9 Perampok
Laporan El Tjandring Wartawan Tribunnews Batam
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM- - KRI Kelabang 826 dari Pangkalan AL (Lanal) Batam menangkap sembilan orang yang ditengarai sebagai perompak dari kapal Lucky Star 8, Selasa (25/1/2011) pukul 23.50 malam tadi di perbatasan Malaysia, Singapura dan Indonesia. Kesembilan orang, tujuh diantaranya berkewanegaraan Indonesia, satu berkewanegaraan Singapura dan satunya lagi berkewanegaraan Malaysia, dan diduga sebagai dalangnya.
Mako Lanal mendapat informasi bahwa MV Lucky Star 8 tengah dikuasai oleh kawanan perompak. KRI Kelabang 862 yang tengah berpatroli tidak jauh dari MV Lucky Star 8, langsung diperintahkan untuk melumpuhkan para perompak.
"Saat KRI Kelabang sandar pada MV Lukcy Star 8, tidak ada perlawanan dari atas kapal itu. Pemeriksaan pun dilakukan pada awak kapal dan ditemukan sebanyak 22 orang dia atas kapal. Dan setelah diperiksa dokumen kapal hanya 13 orang sebagai awak kapal itu sedangkan sembilan lainnya adalah perampok," kata Komandan Lanal Batam, Kolonel Laut (P) Iwan Isnurwanto, di Mako Lanal Batam, Rabu (26/1/2011).
KRI Kelabang yang dikomandoi oleh Mayor Laut (P) Bambang Wasito kemudian mengamanakan sembilan orang ini untuk diperiksa. Para perampok itu antara lain; Hamzah (WN Malaysia), Muhammad Yasid bin Hasan (WN Singapura), Setiawan (WNI), Sumarto (WNI), Hamzah bin Umda (WNI), Laomeru (WNI), La Ode Ejei (WNI), David Y (WNI) dan Kusni (WNI).
Isnurwanto belum dapat memastikan sejak kapan para perompak ini menguasai kapal yang sedang mengangkut rempah-rempah dari Dumai menuju Thailand ini, karena masih dalam pendalaman. Para perompak merapat dan menguasai dengan menggunakan pompong. Meski jumlahnya lebih sedikit, namun bersenjatakan golok, kapal itu bisa diambil alih oleh perampok.