Kriminal
Waspada Jambret Gunakan Vega R Tanpa Nopol
Dipepet Vega R Tanpa Nomor Polisi
Laporan El Tjandring Wartawan Tribun Batam
TRIBUN,
BATAM- Tasya tampak gelisah saat melapor ke Mapolsek Lubuk Baja, Minggu
(20/2/2011). Gadis asal Padang, Sumatra Barat ini, bersama temannya
Silvy menjadi korban jamret di bilangan Nagoya sekitar pukul 12.30 siang
kemarin. Tasya gelisah bahkan sempat menangis karena belum genap
sebulan dia menjadi warga Batam tapi sudah menjadi korban kejahatan
jamret.
Kejadian ini berawal ketika kedua pekerja
pada salah satu Bank di Batam ini sedang menikmati hari Minggu dengan
berjalan-jalan di seputar kota Batam. Menggunakan sepeda motor Yamaha
Mio BP 5177 FJ, keduannya berangkat dari tempat kos mereka di perumahan
Greenland, Batam Centre.
Setelah memutar-mutar,
Taysa yang baru di Batam kemudian
setuju diajak keliling Nagoya. Namun saat melintas di Nagoya, tas yang
dipegang Tasya di belakang dirampas oleh pengendara berboncengan
menggunakan sepeda motor Yamaha Vega.
"Saya nggak
tahu jadi simpan tasnya di tengah antara aku dan Silvy. Saat sampai di
Nagoya, aku rasa ada sepeda motor lain mengikuti. Tiba-tiba mereka dekat
dan orang yang dibonceng langsung rampas tas jinjing," ujar Tasya di
Polsek Lubuk Baja.
Begitu tas dirampas, Tasya
sempat berusaha untuk merampas kembali, namun itu membuat kedua gadis
ini nyaris menjadi korban Lakalantas. Mereka kemudian berusaha untuk
mengejar lagi, namun usaha mereka gagal karena sepeda motor pelaku
jamret itu sudah terlanjur jauh. Keduannya lalu memutuskan untuk
melaporkan ke polisi saja.
Mereka juga tidak bisa
mengenali para pelaku jamret, selain kejadiannya yang begitu cepat
sehingga membuat mereka tidak dapat berkonsentrasi dengan
baik, sepeda motor yang digunakan para pelaku juga tidak memasang
nomor polisi.
"Barang aku dalam tas itu tak banyak
hanya ada KTP sama uang Rp 10 ribu karena dompet tak saya simpan dalam
tas. Tapi teman aku Silvy yang bawa motor nitip dompetnya sama aku dan
kusimpan dalam tas itu. Dia belum bilang berapa banyak uang dalam
dompetnya itu," sebut Tasya.