Legislatif
Kisruh DPT Batam di Pemilu Lalu Harus Diperbaiki
Kisruh DPT Batam di Pemilu Lalu Harus Diperbaiki
BATAM, TRIBUN - Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan rendahnya partisipasi pada pemilukada kota Batam menjadi bahasan dalam rapat evaluasi pemilukada Batam yang dilangsungkan di Golden View, Rabu (13/4). AA Sani, anggota DPRD Kota Batam, dalam paparannya mengatakan agar DPT diperbaiki pada pelaksaan pemilu, pilpres, maupun pemilukada.
"Nantinya dengan penerapan single ID, diharapkan KTP menjadi salah satu acuan dalam pelaksaan pemilu," kata AA Sani yang hadir mewakili dari DPRD Kota Batam. Hal itu guna menghindari perselisihan dalam yang bisa menyebabkan terjadinya kisruh.
Ia mengaku tidak mengetahui apakah rendahnya partisipasi masyarakat dikarenakan masalah tersebut. Di beberapa tempat, tingkat partisipasi masyarakat sangat rendah. Ia mencontohkan kawasan dormitori Mukakuning yang partisipasi terus menurun, padahal pada pemilu sebelumnya, daerah tersebut partisipasinya cukup dominan.
"Meski diliburkan, banyak juga perusahaan yang tidak meliburkan karyawannya. Belum diketahui apakah sebenarnya yang menjadi penyebab rendahnya pertisipasi ini. Hal ini harus menjadi bahan pertimbangan pada pemilu selanjutnya," katanya lagi.
Perwakilan dari akademisi dan direktur Politeknik Batam, Eko mengatakan bahwa angka partisipasi hanya 44 persen saja. Hal itu semestinya tidak terjadi karena bila saja digugat oleh kalangan oposisi, maka akan dengan mudah ditumbangkan. Oleh sebab itu, ia mengusulkan agal pelaksanaan pemilukada dilaksanakan hari Minggu saja agar tidak mengganggu jadwal kegiatan lainnya.
"Di banyak negara, pemilu dilaksanakan pada hari Minggu. Baik itu pemilih legislatif, presiden ataupun lainnya. Kalau pada hari Minggu, akan lebih baik karena tidak mengganggu jam kerja sehingga diharapkan partisipasi warga lebih banyak," katanya.
Ia menambahkan, kalaupun pada hari Minggu tingkat partisipasinya sama dengan hari dipertengahan pekan, itu praktis lebih baik karena tidak banyak warga yang jadwal kerjanya terganggu. Baginya, pada pelaksanaan pemilu nantinya, KPU harus lebih baik lagi dalam pelaksaan khusunya dalam mendongkrak tingkat partisipasi.
"Secara umum pemilukada sudah berjalan lancar dan baik," ujarnya lagi.