Nagoya Life
Edi Gemar Nyanikan Lagu Jackie Cheung Berjudul Xing Suei Liau U Hen
Bagi Edi Yanto, 31 tahun, menyanyi sudah menjadi makanannya sehari-hari
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Bagi Edi Yanto, 31 tahun, menyanyi sudah menjadi makanannya sehari-hari. Sang Juara dari lomba karaoke Mahkota Idol Batam ini berangkat menuju Malaysia, Kamis (19/05). Keberangkatannya membawa nama Indonesia dan juga Batam dalam perlombaan Karaoke grand Final Mahkota Idol di Johor, Malaysia.
Edi menjadi salah satu dari 12 finalis asal Indonesia yang akan tampil dalam Grand Final Mahkota Idol yang akan diselenggarakan di Malaysia. 12 finalis asal Indonesia itu berasal dari 12 kota di Indonesia. Ia sendiri mewakiklan Kota Batam dalam kompetisi tersebut. Ia akan juga bersaing dengan finalis asal luar negeri seperti Malaysia dan Kamboja.
Sepenggal kehidupan tentang Edi dalam hobinya dalam menyanyi. Sudah 5 tahun Edi suka menyanyi. Awalnya ia menyukai nyanyi hanya sekedar hobi. Lalu baru belakangan 2 tahun ini, ia mulai menekuni olah vocal.
Edi tandinya hanya menyanyi santai-santai di rumahnya sebagai hiburan. Lalu alasan dia untuk menguasai teknik menyanyi karena terinspirasi dari teman kecilnya. Ia berhubungan dengan teman kecilnya ini yang telah cukup sukses di dunia tarik suara.
“Bener menekuni nyanyi 2 tahun belakangan ini. Awalnya sekedar hobi. Nyanyi-nyanyi biasa di rumah. Lalu saya terinspirasi dari temen saya di Jakarta, teman SD saya. Saya liat dia di TV,” cerita Edi kepada Tribunnewsbatam.com.
Setelah berhubungan dengan temannya yang belajar vocal di Taiwan, hal yang terjadi dengan temannya pun membangkitkan Edi. Temannya pun menyarankan dan menyemangati Edi untuk juga mengolah bakatnya.
Dari situlah Edi mulai mencari guru vocal, hingga sekarang ia telah belajar dengan 7 guru. Ia merasa tidak cukup jikalau hanya sekedar bermodalkan suka atau hobi. Dengan berguru kepada pelatih vocal, ia belajar teknik-teknik menyanyi.
“ Tujuannnya untuk menguasai teknik-teknik vocal dari guru-guru vocal ini,” ujar Edi yang bekerja sebagai marketing property.
Sejak berguru kepada ahli vocal, Edi diwajibkan untuk mengikuti kompetisi-kompetisi menyanyi . Edi telah mengikuti sekitar puluhan kontes menyanyi.
“Diwajibkan sama guru vocal untuk ikut. Biar tau kemampuan dari hasil latihan kita samapai mana,” ungkap Edi yang tinggal di kawasan Batam Centre.
Dalam kurun waktu setengah tahun belakangan, latihan vokalnya mulai menunjukkan hasil poitif. Berbagai ajang kompetisi bernyanyi selalu ia ikuti bahkan berhasil sampai babak final. Hal tersebut menunjukkan prestasi bagi Edi. Ia sendiri juga pernah mengikuti kompetisi menyanyi IMS (Indonesia Malaysia Singapura) hingga 5-6 kali.
“Bagi saya yang (prestasi) terbesar adalah Mahkota Idol, karena sampai ke luar negeri,” papar Edi.
Bagi Edi, hiburan adalah yang pertama dalam hidupnya. Ia katakan melakukan hobi kita dapat mengurangi tingkat kesetressan kita ini. Apalagi jika hobi yang kita tekuni itu berprestasi, tentu akan lebih berarti.
Hobi menyanyi yang ia tekuni ini, juga didukung Istri dan anak sulungnya. Bahkan anak sulungnya itu, kata Edi kerap mengikuti jejak Ayahnya, yakni mengikuti lomba menyanyi bahkan berprestasi. Ia mengatakan anaknya juga keliatan memiliki minat hobi menyanyi. Namun anaknya itu belum mengikuti latihan vokal, menurut Edy yang penting anakn ya itu memiliki keberanian dulu untuk menyanyi.
“Sempet juara 2. Emang dia hobi juga keliatannya. Waktu luang yang dia punya digunakan untuk nyanyi. ” ucap Edy sambil tersenyum.
Edy pun mengisi waktu luangnya dengan bernyanyi. Bahkan ia mengaku merasakan ada yang hilang jika tidak menyanyi dalam satu hari saja. Ia menjadwalkan waktu untuk bernyanyi dirumah atau menyanyi di karaoke. Dalam seminggu ia latihan nynayi dalam seminggu bisa satu hingga dua kali. Setiap latihan ia menghabiskan waktu 2 jam.
“Sehari ga nyanyi rasanya gimana gitu. Kalau dirumah (untuk) hiburan, nyanyi di DC mall setiap hari,” tutur Edy.
Lagu-lagu mandarin menjadi favorit pilihan Edy dalam menyanyi. Sedangkan penyanyi idolanya adalah Salah satu penyanyi Mandarin asal Hongkong, Jackie Cheung. Ia banyak terinspirasi dari lagu-lagu Jackie Cheung. Jackie Cheung sendiri kata Edy popularitasnya setara dengan Andy Lau.
“ Pertama kali latihan vokal lagunya dia, lalu saya terinspirasi lagu-;agunya,” kata Edy.
Lagunya yang paling ia sukai dari Jackie Cheung berjudul Xing Suei Liau U Hen. Lagu tersebut kata Edy, merupakan lagu tentang kesedihan dan patah hati. Yang ia sukai dari lagu itu karena terdapat kesulitan yang enak untuk dibawakan dalam ajang kompetisi menyanyi. Ia juga memiliki lagu andalan yang selalu ia bawa ke final, yakni Bian Lian yang bermakna berubah muka.
“Lagu itu memiliki bobot nilai yang tinggi,” sebut Edy.
Memang, Edy mengatakan, memiliki tantangan dalam pencapaian nada tinggi. Untuk itu ia selalu melatih terus kemampuannya untuk meningkatkan nada tinggi suaranya.
“iya, pencapaian nada tinggi saya sudah naik 2 oktaf,” ucapnya.
Untuk menjaga kualitas suaranya, Edy memiliki tips untuk dibagikan. Ia katakan harus memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Khususnya memang tidak mengkonsmsi makan berminyak seperti gorengan, makanan pedas dan minuman bersoda. Selain juga harus rutin latihan serta teknik vokal.
Dalam menghadapi ajang Mahkota Idol ini, Edy telah mempersiapkan yang terbaik dari dirinya. Apalagi ia katakan ia tidak memiliki beban dalam ajang kali ini. Namun bukan hanya pada ajnag kali ini saja, pada setiap ajang menyanyi yang pernah ia jalankan pun, ia tidak memiliki beban.
“Ga ada beban, kalau ada beban di panggung ga bisa dan ga kan maksimal karena sudah tegang duluan,” jelas Edy.(nrk)