Smart Women

Asuransi Bisa Selamatkan Isi Tabungan Anda

Tak sedikit yang masih menganggap asuransi bukan hal mendesak

Laporan: Rio Batubara, Wartawan Tribunnewsbatam.com

SEDIA payung sebelum hujan. Peribahasa ini kerap dipakai orang-orang yang menyiapkan tepat  bagi mereka yang mempersiapkan diri dengan asuransi.

Sayangnya, tak sedikit yang masih menganggap asuransi bukan hal mendesak. Akibatnya, ketika terjadi satu musibah, atau kejadian di luar rencana, keluarga kelabakan mencari dana. Mulai menguras tabungan hingga utang sana sini mencari biaya.

Hal tersebut tak akan terjadi apabila kita sudah mempersiapkan diri dengan asuransi. Hal ini pernah dialami keluarga Rosanta (bukan nama sebenarnya). Ibu satu anak ini mengaku beberapa waktu lalu, ayahnya yang sudah beberapa tahun pensiun tiba-tiba harus dilarikan ke rumah sakit karena sesak nafas dan dada sakit.

"Dokter mendiagnosa ayah saya terkena serangan jantung dan harus mendapat perawatan intensif. Dokter menyarankan  untuk dilakukan operasi by pass," ujarnya.

Rosanta dan keluarga berembuk bagaimana untuk membiayai operasi jantung ayahnya. "Karena operasi jantung memakan biaya ratusan juta rupiah, kami sepakat untuk  mengadaikan rumah keluarga. Apa pun kami lakukan demi kesembuhan ayah meski harus berutang di bank. Alhamdulilah semua berjalan lancar sudah dua tahun ini ayah sehat," ungkapnya.

Pengalaman ini membuka mata Rosanta untuk memiliki asuransi bagi keluarganya. "Untung saja kemarin rumah bisa segera digadai sehingga ayah bisa dioperasi, kalau tidak saya tidak bisa membayangkan. Selama saya ini tak pernah terpikir untuk memiliki asuransi. Namun kali ini berbeda, saya telah memiliki asuransi untuk mengcover keluarga saya. Jangan sampai pengalaman tersebut terulang kembali dalam hidup saya," tegasnya.

Berbeda dengan Wenny. Wanita pekerja swasta ini mengaku memiliki asuransi jiwa yang juga mencover kesehatan. "Saya memiliki asuransi sejak pertama  kali masuk kerja. Awalnya nggak kepingin punya asuransi namun setelah pernah melihat pengalaman  teman yang sakit membuka  mata saya,"ujarnya.

Asuransi terbukti sangat  membantu Wenny ketika dirinya harus diopname karena sakit demam berdarah. "Untuk mempercepat penyembuhan saya menggunakan obat mahal yang tidak ditanggung  program kesehatan kantor. Saya pun menggunakan asuransi yang saya miliki. Kalo saya membayar sudah kena jutaan rupiah deh. Itu lah enaknya ikut asuransi," ungkapnya.

Hal ini diamini oleh Nurbaini Bagindo, perwakilan Sequislife Tanjungpinang (Tim Power One). Wanita yang akrab dipanggil Annie ini menuturkan asuransi merupakan  proteksi nilai ekonomi keluarga, di mana akan memproteksi salah satu keluarga. Misalnya saja kepala rumah tangga  sebagai pencari nafkah.

"Apabila kepala keluarga sakit, asuransi akan mengcover biaya pengobatan dan perawatan. Anda tak perlu lagi harus mencari pinjaman atau berutang hanya untuk membayar biaya berobat. Bahkan bila nasabah asuransi meninggal akan mendapatkan santunan kematian yang berguna bagi ahli waris," ujarnya.

Banyak anggapan lebih baik menabung di bank. Annie menjelaskan sah-sah saja seseorang menabung di bank. Namun apabila mereka mengalami sakit berat mau tak mau harus mengambil uang tabungan untuk biaya berobat. Tentunya tabungan akan berkurang drastis.

"Berbeda bagi Anda yang memiliki asuransi jiwa dengan tambahan (rider) seperti kesehatan misalnya. Biaya rumah sakit akan dibayar sepenuhnya. Itulah mengapa orang-orang barat dan asia ketika tua dapat keliling dunia. Kesehatan mereka sudah ditanggung asuransi dan menggunakan uang tabungan untuk keliling dunia," jelasnya.

Annie menyarankan untuk memilih asuransi jiwa dengan tambahan (rider) kesehatan. "Apabila Anda sakit, asuransi yang akan mencover biaya rumah sakit. Begitu juga bila Anda meninggal dunia, Anda akan mendapatkan santunan kematian," terangnya.

Selain itu pilihlah asuransi yang mencover penyakit kritis, cover cacat tetap total dan masa proteksi yang lama.

"Ketiga hal tersebut merupakan elemen penting untuk mengcover kesehatan Anda," imbuhnya. Namun sebaiknya, pilih asuransi yang sesuai kebutuhan Anda. Karena semakin banyak rider yang Anda ambil maka akan semakin banyak pula premi yang harus Anda bayar. "Pilihlah sesuai manfaat yang Anda inginkan," tutupnya. (dri)

Bayar Lewat Bank Atau Auto Debet
*Hindari Masalah dengan Agen Nakal
HINGGA kini, asuransi masih kerap dianggap hanya akan membebani keuangan. Belum lagi mendengar cerita-cerita miring mengenai dunia asuransi. Seperti susah diklaim, agennya nakal, dan sebagainya. Namun semua itu bisa diatasi jika kita cermat dalam memilih perusahaan asuransi.
Menurut Nurbaini Bagindo, perwakilan Sequislife Tanjungpinang (Tim Power One), calon nasabah harus pintar menyeleksi perusahaan asuransi yang diinginkan. Ada beberapa trik yang dapat dilakukan untuk memilih perusahaan asuransi. Seperti melihat sudah berapa lama perusahaan tersebut beroperasi, apakah klaim asuransi gampang dan apakah produk yang ditawarkan bermanfaat.
"Ketiga hal tersebut merupakan hal dasar dalam memilih perusahaan asuransi yang baik," imbuh wanita kelahiran Tanjungpinang ini. Tak hanya itu, Anda pun perlu mengetahui kinerja asuransi saat ini. Testimoni dari berbagai pihak layak dipertimbangkan sebelum buru-buru mengambil keputusan. Annie juga menyarankan agar memilih agen/konsultan yang berpengalaman dan professional.
Karena banyak kasus yang terjadi, agen menggelapkan premi nasabah atau memanipulasi data konsumen demi keuntungan si agen. "Hal itu yang membuat nasabah susah mengajukan klaim asuransi.Untuk menghindari agen nakal lebih baik pembayaran premi langsung membayarkan ke bank atau auto debet," terangnya. Selain itu nasabah nakal juga mempunyai andil membuat asuransi tidak bisa diklaim.
"Ada nasabah yang tidak jujur ketika memberikan informasi mengenai penyakit yang dideritanya. Sehingga setelah terkover asuransi mereka mengklaim asuransi. Hal itu yang membuat asuransi  tidak bisa diklaim. Hal seperti itu yang membuat tudingan miring dialamatkan ke asuransi," ceritanya.
Jika tertarik untuk mempersiapkan diri dan bergabung dalam asuransi, pilih program sesuai kebutuhan. Untuk mencegah masalah di kemudian hari, pilih perusahaan asuransi terpercaya. "Pelajari keluhan pelanggan dan bandingkan beberapa asuransi menjadi langkah awal menyiapkan hari depan lewat asuransi," tutupnya. (dri)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved