Saum Ramadan
Disperindag Gelar Bazar Sembako Murah di Tiga Pulau Karimun
Harganya Rata-rata Selisih Rp 2000 per Kg
Laporan Muhammad Sarih Wartawan Tribunnewsbatam.com
Karimun, Tribun – Hari kedua Bazar Sembako Murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karimun, Selasa (16/8) siang kemarin, tampak masih ramai pengunjung. Alasan pengujung memilik berbelanja sembako di sini karena harganya rata-rata memiliki selisih sekitar Rp 2000 per item produk sembakonya.
“Kalau di pasar minyak goreng curah mencapai Rp 12 ribu, di sini cuma Rp9000 per Kg,” ujar seorang warga yang membandingkan harga sembako di pasar dengan harga yang berlaku di Bazar Sembako yang digelar di Gedung Karimun Expo kepada Tribun, kemarin
Dari pantauan Tribun, beberapa produk sembako lainnya yang dijajakan di Bazar ini juga memiliki selisih harga cukup signifikan jika disbanding harga di pasaran saat ini. Kisaran seliish harganya antara Rp 1.000 sampai Rp 4.000 per item produk.
Seperti harga telur di pasaran mencapai Rp 33.000 per papan, sementara id Bazar ini hanya Rp29.000. Minyak goreng merk Sinolin di pasaran untuk ukuran 1 Liter Rp12.500 per galon di pasaran justeru seharga Rp 13.000-an. Sementara beberapa sembako lain seperti gula pasir Rp9000 per Kg di pasaran sudah mencapai Rp 10.000 sampai Rp 11.000 per Kg.
Selain di Gedung Karimun Expo Kecamatan Karimun atau dulu disebut gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Disperindag juga menggelar kegiatan serupa di dua titik pulau lainnya secara bersamaan, yakni, di Pulau Kundur yang dipusatkan di di lapangan parkir Balai Pemuda, dan di Pulau Moro di halaman kantor Camat Moro.
Sejumlah pedagang yang ditanyai Tribun terkait sumber sembako Bazar Sembak Murah tersebut mengatakan kalau kerjasama yang dijalin dengan para distributor membuat harga yang ditetapkan menjadi harga distributor. Demikian juga yang ada di pulau-pulau, pelaksana kegiatan bazar juga bekerjasama dengan distributor sembako yang ada di pulau tersebut.
Arnadi Supaat selaku Asisten Pemkab Karimun usai membuka Bazar tersebut kepada wartawan mengatakan, meskipun harga sembako dalam bazar ramadhan tersebut sangat murah, namun masyarakat ditegaskan untuk tidak membelinya secara berlebihan apalagi sampai melakukan penimbunan.
“Jadi jangan mentang-mentang harga sembako murah, lalu beli banyak-banyaknya dan ditimbunnya buat dijual lagi. Kita tidak mau ini terjadi. Dan Disperindag harus mengawasi yang seperti ini. Intinya, kita imbau masyarakat membeli sesuai dengan kebutuhannya,” ujar Arnadi.
Kepala Disperindag Kabupaten Karimun, Sudarmadi menyiapkan langka antisipasi agar masyarakat tidak membeli dalam jumlah cukup banyak. Salah satunya melakukan pengawasan ketat dengan cara menginstruksikan kepada para distributor yang ikut dalam bazar ramadhan tersbeut, agar jeli melayani pembelian sehingga dapat membatasi jumlah sembako yang dibelinya.
“Para distributor kita minta agar lebih teliti dan jeli mengawasi para pembelinya. Seperti yang disampaikan Pak Asisten II, jangan sampai ada sembako yang sudah dibeli dari sini lalu dijual lagi di luar,” ungkapnya.
Bazar ini rencananya akan berlangsung selama seminggu, sejak Senin (15/8) sampai Sabtu (20/8) mendatang. Waktu pelaksanaan bazar dimulai sekitar pukul 08. 30 Wib sampai pukul 17.00 Wib.
Sementara itu selain menjajakan sembako, beberapa jenis kebutuhan lebaran lainnya seperti baju lebaran, kue kering untuk lebaran juga dijajakan di sini. Malah kue-kue lebaran yang dijajakan tampak laris diserbu pengunjung karena harganya relaitf lebih murah ketimbang di toko kue lainnya. Harga kue lebaran ini bervariatif mulai dari harga Rp30 ribu hingga Rp140 ribu. (msa)