Bunuh Diri

Jasad Imran Ditemukan di Selat Lueng Galang

Jasad Imran Ditemukan di Selat Lueng Galang

Laporan nazar, wartawan tribunnewsbatam.com

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Isak tangis Hakim Siregar dan Tima Gultom langsung pecah, ketika jasad putra kesayangannya yaitu Imran Siregar (25), yang korban hilang setelah nekat terjun diri dari Jembatan I Barelang kemarin (1/10) berhasil di temukan nelayan di laut Lueng Perairan Selat Nenek Galang. Senin (3/10) sekitar pukul 07.00wib.

Isak tangis kedua orang tua korban ini bertambah keras, mereka terus meraung-raung setelah jasad Imran berhasil di bawah ke darat dengan menggunakan pancung nelayan setempat di kolong Jembatan 2 Barelang.

"Imran.. Imran... Dungo ho imran, annak ku,"itu seruan bahasa batak yang terdengar dari Tima, ibu korban di hadapan jasad putranya kesayangannya itu.

Apalagi Ani (23), adik korban ini pun menangis sejadi-jadinya. Seakan tak kuasa melihat abang kandung satu-satunya itu telah tewas mengenaskan di laut Barelang. Ani terus histeris sambil berteriak memanggil-manggil nama abang kesayangannya yang sudah membusuk itu.

"Itoo.. Itokuu.. Basa boi songonno ko itoo...,"itu kata-kata bahasa batak yang keluar dari Ani di kolong jembatan II Barelang. Kemarin (3/10).

Suasana duka menyelimuti di keluarga korban. Bahkan, kerabat dan tetangga serta teman-teman korban yang datang ikut meneteskan air mata setelah melihat jasad Imran yang sudah terbujur kaku itu.

Selama 3 hari pencarian oleh Tim SAR Polresta Barelang, jasad Imran Siregar (25) akhirnya ditemukan pertamakali oleh Zainal (39) seorang nelayan di Setokok Jembatan 2 Barelang.

Zainal mengaku di kejutkan dengan seonggok mayat pria mengapung saat dirinya sedang menjaring ikan di laut Leung Perairan selat Nenenk Galang. Melihat jasad itu, ia pun langsung pulang kedarat memeritahukan temuan mayat yang tak lain adalah Imran Siregar (25) ke warga nelayan lainnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved