Polda Kepri

Satpolair Polresta Barelang Sidak Ke Pelabuhan Roro

Satuan Polisi Air (Satpolair) Polresta Barelang melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap

Laporan Abd Rahman Mawazi, wartawan tribunnewsbatam.com

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Satuan Polisi Air (Satpolair) Polresta Barelang melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap kendaraan di kapal roro yang berada di pelabuhan Telaga Punggur. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk antisipasi terjadinya kecelakaan di atas kapal sebagaimana yang marak belakangan ini.

Kasat Polair Kompol Teguh Wibowo beserta anggota langsung. memeriksa beberapa kendaraan yang sudah di parkirkan di atas kapal untuk memastikan mesin-mesin kendaraan dalam posisi sudah mati. Ia juga memberikan himbauan kepada awak kapal maupun pengemudi kendaraan. Ia mengingatkan agar memperhatikan keselamatan selama berada diatas kapal.

"Jangan lupa mematikan mesin jika sudah berada di atas kapal. Sopir-sopir jangan ada di bawah, semua harus naik ke atas. Jangan sampai kebakaran kapal seperti Kalimantan dan Surabaya terjadi," ujar Teguh saat memberikan himbauan kepada para sopir didampingi nahkoda KMP Barau, Cecep.

Beberapa sopir yang mendengarkan langsung imbauan tersebut mengiyakan peringatan yang diberikan. Mereka pun memastikan kembali bahwa kendaraan sudah mati dan dalam posisi yang aman sehingga tidak berpindah posisi saat kapal sudah berlayar.

"Dari informasi yang kami terima, KNKT menyimpulkan bahwa kecelakaan di Banjarmasin itu dikarebakan adanya konsleting arus listrik. Kemudian mengenai salah satu truk. Jadi instalasi listrik juga harus dijaga, muatan jangan melebihi batas ketinggian," ujar Teguh lagi. 

Kapten KMP Barau, Cecep, saat sidak dari Satpolair Polresta Barelang sedang sibuk mengatur kendaraan yang masuk. Ia tampak sedang mengatur pengendara motor dan juga truk yang hendak parkir sembari terus melakukan komunikasi dengan petugas di luar kapal.

Ketika berkommunikasi dengan Kasat Polair Kompol Teguh Wibowo, Cecep mengatakan bahwa kondisi kapal laik jalan dan selalu mengimbua penumpang untuk meninggalkan kendaran. Ia juga selalu memastikan bahwa kendaraan sudah dalam keadaan mati ketika KMP Barau yang ia nahkodai hendak bertolak.

"Kami selalu memeriksa kendaraan yang masuk. Begitu sudah parkir, semua penumpang langsung kami arahkan ke dek atas. Tidak boleh ada penumpang yang berada di dek bawah ini," kata Cecep. Ia menambahkan, setiap penumpang wajib berada di dek atas yang disediakan khusus untuk penumpang. 

Selain memastikan kendaraan yang akan diangkut, ia juga mengaku selalu melakukan pengecekan terhadap kelaikan kapal, termasuk instalasi listrik yang sering menjadi penyebab dalam kebakaran di atas kapal.

Teguh juga juga mengimbau kepada seluruh kapal angkutan kendaraan dan barang untuk memperhatikan keamanan kapal masing-masing. "Pemeriksaan ini salah satu bagian untuk memastikan keamanan kapal. Kami juga mengimbau kepada kapal-kapal sejenis lainnya untuk menjaga kelaikan kapal. Jangan sampai terjadi kecelakaan," ujar Teguh didampingi Kanit Gakum Aiptu Suranto dan Kaur Bin OPS Iptu Suhaimi Syam saat sidak di pelabuhan Telagapunggur.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved