Lakalantas di Batam
Besi 40 Ton Lepas dari Trailer
Arus Lalu Lintas Macet Hingga 5 KM
Laporan Tribunnews Batam, Zabur Anjasfianto
TRIBUNNEWSBATAM.COM , BATAM-Lalu lintas sepanjang jalan Dponegoro macet total. Sejumlah kendaraan tidak bisa melintas karena sebuah tralier yang menarik 40 ton besi untuk dibawah ke salah satu perusahaan galangan di Dapur 12 lepas dari tralier tepat disimpang lampu merah dekat RS Charis Madika, Batuaji.
Kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 14.53 itu
membuat bagian belakang tempat 40 ton besi yang ditarik trlier lepas
dan patah. Sementara pengemudi tralier bernompol BP 9258 ZB tidak
mengetahui kalau 40 ton besi yang ditariknya itu lepas.
Tampubolon Pengemudi trialer tersebut mengaku kalau dia tidak sadar
kalau 40 ton besi yang tariknya itu lepas dan patah dari trailer. Dia
mengetahui melalui pengendara lain saat dia berhenti karena lampu merah.
Dia pun tidak mengetahui apa penyebab bisa lepas dari tralier besi yang
ditarik tersebut.
"Besi itu rencananya mau dibawa ke galangan kapal di
Dapur 12 untuk bahan pembuatan kapal. Waktu dipelabuhan Batuampar,
seumanya tidak ada masalah dan sudah sesuai dengan prosedur waktu
mengandengkan 40 ton besi yang ditark dengan trailer,"ujarnya.
Dia pun langsung menghubungi bosnya. Bahkan dia diperintahkan untuk
mengatur lalu lintas agar tidak macet. Akibat dari itu lalulintas
menjadi macet hingga depan taman wisata Matakuncing. "Tadi bos bilang antur dulu lalulintas agar tidak macet sampai mendapat bantuan datang,"terangnya.
Lebih kurang dua jam, baru datang polisi lalu lintas untuk mengatur
kendaraan yang melintas. Besi bahan pembuat kapal tersebut langsung
dievakuasi dengan dipindahkan ke kendaraan lain. Namun jalur lalu lintas
ditempat tersebut menjadi macet hingga tiga jam. (bur)