Sabtu, 11 April 2026

Tokoh

Ustad Anton Medan Hangatkan Meriahnya Perayaan Tahun Baru Hijriah

Ustad Anton Medan Hangatkan Meriahnya Perayaan Tahun Baru Hijriah


Karimun, tribun
- Ceramah agama yang disampaikan Ustad Anton Medan dalam acara tablig akbar memeriahkan Tahun Baru Islam 1433 Hijriah di halaman dinas bupati, Sabtu (4/12) malam, berlangsung meriah namun tetap khidmat.

Seribuan jemaah yang hadir malam itu seolah terbius dengan ceramah yang menggebu-gebu ustad yang berasal Jakarta itu. Ustad yang dikenal mantan preman itu menyelipkan sejarah perjalanan hidupnya yang kelam hingga menjadi mubalig seperti sekarang ini.

Ribuan jemaah yang duduk bersila di atas tikar dengan kebanyakan berpakaian muslim itu, tidak beranjak dari tempat duduknya. Ceramah yang berlangsung sekitar 2,5 jam (mulai sekitar pukul 21.00Wib sampai pukul 23.30Wib) itu terasa cepat bagi jemaah.


Tak terkecuali Bupati dan Wakil Bupati Karimun Nurdin Basirun-Aunur Rafiq, Ketua DPRD Karimun Raja Baktiar, Sekdakab Karimun Anwar Hasyim dan sejumlah petinggi di instansi vertikal dan pejabat di jajaran Pemkab Karimun, juga khidmat mencermati materi ceramah yang agak menyentil kuping pejabat di daerah ini.

Dalam ceramahnya, Anton Medan menyisipkan cerita tentang pilihannya ke Karimun malam itu, ketimbang menghadiri  undangan ceramah yang sama di Jambi. Alasan Anton Medan, kalau orang Karimun memiliki kedekatan dengannya, maka dia lebih memilih ceramah di sini dari pada ke daerah lain.

"Malam ini saya ada undangan juga ke Jambi, tapi salah lebih memilih ke sini. Sebab saya tahu masyarakat di sini. Kaki tangan saya banyak di sini. Kejahatan-kejahatan yang ada  di sini saya tahu termasuk tokoh-tokohnya," ujar Anton Medan sambil menyebut beberapa nama tokoh dan kejahatannya.

Ketika masuk materi ceramah tentang tahun baru Islam, Ustad bermata sipit itu mengajak umat Islam umumnya lebih memahami arti penting pendalaman ajaran Islam. Terlebih lagi tanggungjawab kepada muallaf (orang yang baru memeluk Islam) terhadap ajaran Islam yang dipilihnya.

"Terutama pendalaman ajaran Islam bagi muallaf  harus ditingkatkan, dan itu juga tanggungjawab kita bersama. Kalau mereka kembali ke agamanya semula, alangkah ruginya mereka. Kasihan," katanya.

Sebagai penyelenggara tablig akbar tersebut, Kepala Bagian Bina Sosial Setdakab Karimun, Usman mengatakan kegiatan itu sebagai salah satu langkah meningkatkan iman dan takwa masyarakat Kabupaten Karimun.

"Selain memeriahkan tahun baru Islam, tablig akbar ini sebagai syiar Islam sekaligus bertujuan meningkatkan iman dan takwa seperti azam Kabupaten Karimun," kata Usman. (msa)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved