Sidang Perdana Mindo
Keisya Mau Ketemu Papa-mama
"Papa mana, papa mana? Aku mau ketemu papa," ujar bocah mungil bermata bundar tersebut. Sesekali Keisya merengek ingin bertemu Mindo.
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM - Andai kata Keisya (3 tahun), anak Mindo Tampubolon-Putri Mega Umboh sudah dewasa, misteri pembunuhan ibunya tak perlu berbelit-belit pengungkapannya.
Ia akan banyak cerita dan membeberkan apa yang ia lihat ketika tindakan sadis itu dialami mamanya.
Namun Keisya masih bayi. Ia belum tahu apa-apa, kecuali merasa kehilangan mamanya yang selama ini telah memberinya kasih sayang. Kini Keisya juga tak bisa setiap hari bertemu papanya karena AKBP Mindo Tampubolon menjalani penahanan di Mapolda Kepri.
Pada saat Mindo menjalani sidang perdana di PN Batam, Kamis (26/1), Keisya ikut hadir bersama nenek dan keluarganya yang lain. Kesya terlihat ceria di dekapan neneknya, Getwein Mosse dan seorang pengasuh. Saat sidang berlangsung Keisya dan pengasuhnya berada di pintu ruang sidang utama.
Sesekali terlontar dari mulut mungilnya kata-kata tak terduga. "Mama mana?," ujar Keisya.
Keisya hanya bisa melihat persidangan Mindo dari layar kaca berukuran 31 inchi yang terpasang di depan ruang sidang. Begitu melihat wajah Mindo di TV, Keisya langsung meronta. Ia melepaskan diri dari dekapan pengasuh. Seketika ia berusaha masuk ke dalam ruang sidang.
Namun secepat kilat sang pengasuh mencegah. Padatnya pengunjung juga membuat Keisya tak bisa menembus ruang sidang. Keluarga Mindo sepertinya sengaja tak membawa Kesya ke ruang sidang karena faktor usianya yang masih kecil.
"Papa mana, papa mana? Aku mau ketemu papa," ujar bocah mungil bermata bundar tersebut. Sesekali Keisya merengek ingin bertemu Mindo.
"Kalau sudah begini kasihan anaknya ya," ujar seorang wanita pengunjung sidang dengan penuh iba.
"Anaknya cantik ya kayak mamanya," ujar pengunjung sidang lainnya. Rengekan Keisya mereda, setelah sejumlah pengunjung mendekati dan berusaha menghibur.
Seketika wajah Keisya kembali merona dan ceria. Beberapa kali terlihat senyum menghiasi bibirnya.
Keisya kemarin datang ke sidang papanya menggunakan baju warna putih dengan motif bulatan-bulatan hitam kecil. Ia juga tak pernah lepas dari boneka Mikey Mouse berwarna merah yang menjadi boneka kesayangannya.
Keisya baru bisa bertemu Mindo usai sidang. Mindo langsung melepas rindu dengan anaknya tersebut. Beberapa kali ciumannya mendarat di pipi dan bibir Keisya. Anak itu terlihat begitu gembira bertemu sang ayah. Beberapa pengunjung sidang yang gemes dengan tingkah laku sang anak lantas memintanya untuk bernyanyi.
Keisya dengan lugu sempat menuruti dengan melantunkan beberapa kalimat lagu-lagu anak. Sesekali ia juga memainkan tangannya, layaknya menari. Getwein Mosse tak mampu menyembunyikan kegemasannya. Ia lalu menciumi cucunya seraya mengucapkan beberapa patah kata penghiburan. "Keisya anak pintar, anak pintar," katanya.
Usai sidang, Keisya masih terus berada di dekapan Getwein Mosse. Di sela-sela menunggu sidang berikutnya dengan terdakwa Rosma dan Ujang, ia sempat berceloteh polos tentang mamanya.
Saat ditanya keberadaan Putri, di hadapan sang nenek Getwein Mosses, Keisya menyebutkan mamanya kini telah berada di surga. "Mama sekarang di surga," ujar Keisya dengan gaya khas bocah balita pada umumnya.
Kesya mengangguk ketika ditanya apakah kangen dengan sang ibu. "Aku anak papa mama, bapakku Mindo," ujar Keisya.
Getwein sempat menambahkan, agar wartawan menanyai Kesya langsung mengenai kematian Putri. "Kejadian itu ada di depan mata Keisya, silakan saja tanya langsung. Anak kecil tak mungkin bohong," ujar Getwein dengan terbata-bata.
Namun terang saja Keisya tak meluncurkan jawaban yang memuaskan sebagaimana diminta wartawan. Namun orang-orang yang mendengarkan jawaban tersebut seakan memaklumi seraya tersenyum.
Getwein Mosse pun mencoba menyela. "Coba saja pertemukan dia sama Ujang dan Ros, pasti takut dia," ungkap Getwein.