Senin, 13 April 2026

Polemik Pulau Berhala

Bupati Lingga: Untuk Apa Gubernur Mengganti Nama Pulau Berhala

Sejak jaman dulu sudah bernana Pulau Berhala

Laporan Iswidodo Wartawan Tribunnews Batam

TANJUNGPINANG, TRIBUN- Rencana Gubernur Kepri HM Sani yang akan mengganti nama Pulau Berhala menjadi Pulau Berlian mendapat tanggapan berbagai macam. Bupati Lingga H Daria melalui Edward Arfa SH penasihat hukumnya menyarankan agar rencana tersebut dipertimbangkan lagi. Karena nama Pulau Berhala memiliki sejarah tersendiri.

"Sebaiknya Pak Gubernur tidak buru buru mengganti nama Pulau Berhala. Karena selain memiliki sejarah panjang, juga berdampak sosiologis, historis dan tentu saja dari sisi hukum. Peta peta sejak jaman dulu sudah bernama Pulau Berhala dan mengubah hal itu tidak mudah," kata Edward Arfa yang menelopon Tribun setelah membaca rencana Gubernur tersebut.

Jangankan mengubah nama suatu pulau, mengubah nama orang saja harus ke Pengadilan Negeri. Seharusnya Gubernur meresapi apa arti pentingnya Pulau Berhala dan segera membangun masyarakat serta lingkungan di sana agar mengejar ketertinggalannya.

Untuk mengubah nama Pulau Berhala maka Gubernur tentu "kulanuwun" kepada Pemerintah Kabupaten Lingga sebagai pemilik wilayah administrasi. Menjadi hak DPRD dan Pemkab Lingga apakah nama itu akan diubah atau tidak.

Sedangkan rencana Gubernur menggelar syukuran  di Pulau Berhala bersama masyarakat setempat, Edward yang sudah 32 tahun menjadi hakim ini memberikan acungan jempol. Dan yang tak kalah penting adalah memberikan penghargaan khusus kepada Kepala Desa Berhala Saref yang dari awal setia dan mendukung terhadap perjuangan ini demi kembalinya Pulau Berhala ke pangkuan Kabupaten Lingga. (wid)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved