Rabu, 8 April 2026

May Day Di Batam

Suprapto : Kami Minta Bapak Pejabat Ikut Hujan-hujanan bersama kami

"Kami minta bapak wali kota dan anggota DPRD kita bersama-sama hujan-hujanan di sini. Karena mereka dipilih rakyat,"


Laporan Tribunnews Batam, Kartika Kwartya

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM - Bagi para buruh 1 Mei adalah sesuatu yang harus kita perjuangkan. Lebih 100 tahun lalu pekerja memperjuangkan soal waktu.

Tapi kini kita buruh lebih menderita. Perjuangan hari ini bukan hanya untuk pekerja sekarang. Tapi juga untuk anak cucu di masa mendatang.

Di seluruh dunia saat ini tengah terjadi aksi demonstrasi pekerja yang ingin menuntut hak-haknya di hari Buruh Sedunia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Garda Metal FSPMI Batam, Suprapto saat berorasi dari atas mobil pick up, Selasa(1/5/2012).

"Apakah teman-teman masih semangat? Hari ini kita disambut barikade kawat berduri. Tapi apakah ini menyurutkan semangat kita kawan-kawan?" terangnya.

Batam adalah surganya outsourcing. Yang paling terbaru adalah kasus PT Varta. Pemerintah tidak bisa selesaikan. Kasus PT Nutune dan PT Unisem yang ratusan pekerjanya di-PHK juga belum selesai sampai saat ini.

Batam sebagai kota industri, tapi kenapa pemerintahnya tidak berani menjadikan May Day sebagai hari libur. Di satu sisi pekerja ditarik pajaknya, tapi mereka merasa belum menerima upah yang layak.

Sekitar pukul 11.00 WIB, hujan deras mengguyur Batam Centre. Hal ini sempat membubarkan rombongan massa pertama yang datang dari kawasan industri Batuampar.

Ketika rombongan dari Mukakuning merapat, massa kembali terkonsentrasi di depan pagar Kantor Wali Kota.

Saat ini hujan masih turun membasahi wilayah Batam Centre, meski tidak terlalu deras seperti sebelumnya.

"Kami minta bapak wali kota dan anggota DPRD kita bersama-sama hujan-hujanan di sini. Karena mereka dipilih rakyat," kata orator lainnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved