Pariwisata
Treasure Bay Bintan Gandeng Skywave dari Malasysia
Lengkapi Tiga Armada Seaplane, Resort Pulau Bisa Pakai Rute Udara
BINTAN, TRIBUN - Selain melakukan nota kesepakatan pembangunan resort, dengan beberapa investor dalam dan luar negeri seperti Singapura dan Malaysia. Dalam keterangan perkembangan proyek Treasure Bay kemarin, juga digelar Nota kesepakatan antara Primary Gateway Sdn Bhd--anak perusahaan Landmark berhad dengan Skywave Pte Ltd, yang akan terlibat dalam operasional armada pesawat terbang air (sea-plane).
Dalam area Treasure Bay ini akan disediakan fasilitas penerbangan dengan sea-plane, menuju beberapa lokasi daerah di Kepri. Penerbangan tersebut nantinya juga akan melayani rute Singapura ke ke kawasan wisata tersebut
Manajer Direktur Skywave, James Giles mengaku senang proyek ini merencanakan fasilitas sea-plane. "Kami senang visi proyek ini memasukkan pengadaan sea-plane yang akan beroperasi di kepri. terus terang, di sekitar kepuluan ini punya pemandangan sangat indah. Setidaknya turis bisa melihat keindahan pulau seperti Anambas dan Lingga," ungkapnya.
Dalam penerbanga rutin dari Singapura ke Bintan nantinya, Skywave juga memungkinkan kerjasama dengan operator resor di pulau-pulau lainnya di Provinsi Kepri menggunakan rute udara.
Lebih lanjut dikatakannya, wisata berbasis kepulauan ini, akan bisa berkembang sebagai resort kelas dunia jika ada fasilitas sea-plane yang aman dan efesien. menurutnya Skywave siap menjawab tantangan terebut.
Sementara itu Kepala Bagian Operasional, proyek Treasure Bay, Paul Leong mengatakan pihaknya tengah berunding di Kementrian Perhubungan, untuk segera mendapatkan ijin.
"Kita usahakan ijin dari Kemenhub pertengahan tahun ini. Direncanakan Skywave menyediakan 3 armada sea-plane nanti," ujar dia. (san)