Kelangkaan BBM

Solar Kembali Langka di Batam, Sopir Truk Lori Menjerit

Solar Kembali Langka, Sopir Truk Lori Menjerit

Laporan TribunnewsBatam oleh Septyan Mulia Rohman

BATAM, TRIBUN - Suasana Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Tembesi nampak penuh dengan antrian truk serta kendaraan bermotor lainnya. Antrian kendaraan yang mayoritas adalah pengguna truk.

Para sopir lori mengaku kesusahan untuk mendapatkan solar. Hal ini diakui sudah berlangsung selama beberapa hari.

"Saya sudah cari di SPBU Basecamp, Tanjunguncang, tidak ada. Di SPBU depan perumahan Muka Kunig Paradise pun habis," ujar pria yang akrab disapa Pakde saat ditemui Tribun Senin (21/5) siang.

Ia mengaku bahwa normalnya untuk satu kali perjalanan, menghabiskan dua puluh liter atau sebesar seratus ribu rupiah.

Hal serupa juga dialami oleh para supir lainnya. Para sopir lori ini mengaku mengalami kerugian terkait kelangkaan solar yang terjadi beberapa hari belakangan ini.

"Kalau lori ini kan jatuhnya sewa. Kalau solar tidak ada, kita tidak bisa jualan," pungkas Mumu yang mengangkut sayur mayur untuk dibawa ke arah Barelang. Para sopir berharap, agar disribusi solar kembali normal sehingga mereka tidak merugi.

Sementara itu, manager di SPBU tersebut membenarkan adanya pengurangan pasokan solar di tempatnya.

"Memang minggu kemarin sempat ada pengurangan dua hari sebanyak dua lori pada periode tanggal 14-19 Mei. Pada periode tanggal 21-26 Mei, hanya satu hari tidak masuk yakni pada tanggal 23 Mei 2012," ujar Satria saat ditemui Tribun.

Ia mengatakan pengurangan jatah tersebut memang dari Pertamina Batam Centre. "Jadwalnya kita dikasih perminggu dari sana. Terhitung mulai hari Sabtu," tambahnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved