Kelangkaan BBM
Alokasi Premium Bersubsidi Terancam Habis 4 Bulan Lagi di Batam
Alokasi Premium Bersubsidi Terancam Habis Sebelum September
Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Kuota Premium bersubsidi kuartal pertama jebol. Alokasi premium untuk masyarakat terancam habis sebelum September tahun 2012. Hal ini seperti diungkapkan Manajer Penjualan Pertamina Wilayah Kepulauan Riau, I Ketut Permadi, untuk kuartal pertama ini alokasi BBM bersubsidi melewati dari jumlah kuota yang ada.
" Kuota tahun ini untuk premium bersubsidi sebesar 135.352 kiloliter. Dengan estimasi penyaluran kuartal pertama sebesar sekitar 30 ribu kiloliter, namun kenyataan lapangan over kuota hingga 45 ribu kiloliter," jelas I Ketut Permadi, usai rapat tertutup Muspida, Jumat (25/5).
Menurutnya, antrian yang kerap terjadi di lapangan bukanlah permasalahan pengurangan kuota. Melainkan masih minimnya pengawasan lapangan yang menyebabkan kuota bulanan premium yang harus dialokasikan ke masyarakat selalu kurang.
" Kalau dihitung sudah cukup, karena jumlah yang dikeluarkan perbulan sudah sama bahkan lebih dari cukup, sesuai perhitungan tahun sebelumnya. Cukup dalam arti menutup celah-celah yang ada untuk penyelewengan bbm bersubsidi," paparnya lagi.
Dalam rapat tertutup yang hanya dihadiri perwakilan dari Pemerintah Kota Batam dan Kepolisian ini telah diwacanakan mengenai sistem pengawasan pendistribusian bbm bersudsidi, termasuk juga penetapan jam operasional SPBU.
" Kalau solar sudah pas, sesuai on the track. Kuartal pertama ini untuk solar sudah dialokasikan 24.948 kiloliter. Dengan estimasi 6.000 kiloliter per bulan. Nah yang sekarang perlu diatasi adalah bbm bersubsidi," ucap Wakil Walikota Rudi kepada wartawan.
Menurut Rudi, untuk mengambil langkah pengawasan agar tidak terjadi kecurangan saat pendistribusian bbm bersubsidi. Pihak pemerintah Kota Batam akan segera berkoordinasi di level pimpinan muspida.