Rabu, 10 Juni 2026

Pariwisata

Waduk Sei Gesek Bisa Jadi Spot Wisata Air

--Hilangkan Kesan Rawa dan Semak Belukar

Tayang:
Laporan Muhammad Ikhsan Wartawan Tribunnews Batam

BINTAN, TRIBUN - Pembersihan lahan (land clearing) mulai dilakukan pihak kontraktor pembangunan Waduk Sei Gesek beberapa hari terkahir. Tampak di samping kiri dan kanan jembatan sebelum Simpang Gesek ini, alat-alat berat seperti escavator melakukan perataan rawa-rawa yang sebelumnya dipenuhi pohon dan semak.

Konsep waduk Sei Gesek, dikatakan Yadi, salah seorang pengawas pekerjaan proyek ini, juga tak kalah bagus dengan Waduk Sei Pulai.

"Dalam masterplan pembangunannya, Jika sudah selesai, pemandangan yang ada saat ini, akan berbeda. Karena akan terhampar waduk dengan luas 27 hektar. Namun untuk embungnya sekitar 12 hektar selebihnya pohon dan rawa akan dipertahankan untuk daerah resapan," sebut Yadi, saat ditemui di sela-sela pengerjaan waduk ini, Senin (23/7)

Ia menjelaskan saat ini baru dilakukan tahapan awal pembersihan lahan seluas 2 hektar di samping kiri dan kanan waduk. hamparan waduk yang paling luas berada di samping kanan jalan, jika pengendara melintas dari Tanjungpinang menuju Kawal. 

"Ini kalau rampung semuanya, ditargetkan dalam setahun ke depan. Tampilan rancangannya cukup bagus, cocok lah untuk tempat wisata juga nanti" ujar Yadi lagi.

Waduk Sei Gesek sebelumnya dibangun untuk menambah suplai kebutuhan air bersih ke Tanjungpinang. Namun kapasitas waduk ini diperkirakan hanya akan mampu mengakover kebutuhan hingga batu 10. "Kalau kapasitasnya paling cuma sampai batu 10 lah," tambah Yadi.

Sisi kiri dan kanan waduk yang di pisahkan jalan ini akan dibangun batu miring untuk memperkoh jalan aspal dari hempasan air. Aliran air di kedua sisi ini akan terhubung, selain dari bawah jembatan yang ada saat ini juga akan dibangun satu box culvert (gorong-gorong) sekitar 10 meter dari jembatan.

Seperti diketahui sebelumnya, kapasitas produksi maksimal waduk ini diperkirakan bisa hingga 160 liter per detik. Anggaran pembangunan waduk disebutkan mencapai Rp34 miliar. Berasal alokasi APBN Rp.15 M dan APBD Provinsi sebesar Rp.19 M. (san)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved