Ramadan 1433 H

PGRI Karimun Sukses Kumpulkan 6 Ton Beras

Gerakan Sekilogram Beras PGRI Peduli Dhuafa


Laporan Tribunnews Batam, M Sharih

TRIBUNNEWSBATAM, KARIMUN - Keinginan PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Karimun meringankan beban masyarakt yang tidak mampu atau dhuafa kiranya berhasil.

Melalui Gerakan Sekilogram Beras PGRI Peduli, PGRI akhirnya menyalurkan enam ton beras kepada kalangan dhuafa yang terkumpul dari anggotanya.

“Dari Gerakan ini, kita berhasil mengumpulkan sekitar 6 ton beras, dan hari ini juga secara langsung kita bagikan sebagian untuk kaum dhuafa di tiga kecamatan di Pulau Karimun. Sementara sisanya akan kiba bagikan ke di pulau-pulau disekitarnya,"terang kata Sudarmadi, Ketua Pengurus PGRI Kabupaten Karimun kepada Tribun di sela kegiatan penyerahan bantuan di SDN 01 Bukit Senang Karimun, Sabtu (28/7).

Ia juga mengatakan enam ton beras yang terkumpul tersebut, merupakan sumbangan yang diberikan oleh 4.018 anggota PGRI yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun.

Jika satu anggota saja memberikan satu kilogram beras, maka dengan jumlah 4.018 orang saja, diperkirakan sudah bisa terkumpul sekitar 4 ton beras.

“Sekilogram beras itu, jumlah minimal yang kita imbau untuk sumbangan yang berasal dari anggota PGRI. Boleh lebih, tapi bukan bersifat paksaan. Dan, ternyata anggota kita sangat antusias menyumbang dan malah melebihi target,” jelas Sudarmadi.

Proses pengumpulan beras diawali dengan imbauan dari pengurus PGRI PGRI Kabupaten ke pengurus PGRI Kecamatan-kecamatan. Lalu pengumpulannya dipercayakan kepada pengurus-pengurus kecamatan. Termasuk pendataan dhuafa penerima bantuan juga diseleksi oleh pengurus PGRI kecamatan.

Gerakan bersifat sosoal yang sejenis juga pernah dilakukan oleh PGRI tahun lalu. Dan pemberiannya pun dilaksanakan bertepatan bulan Ramadan dan menjelang lebaran Idul Fitri, guna membantu meringankan beban dhuafa ketika merayakan lebaran nanti.

“Sengaja kita pilih ramadan, agar dhuafa bisa lebih diringankan bebannya, Mudah-mudahan saja dengan bantuan ini mereka jadi lebih tenang menjalankan puasa dan tenang saat merayakan lebaran nanti,” tambah Sudarmadi.

Menanggapi pemberian bantuan tersebut, Isniyah, seorang janda penerima bantuan beras dari Kecamatan Tebing mengaku sangat senang dengan adanya bantuan beras tersebut. Beras yang beratnya sekitar

25 kilogram itu, kata Isniyah, digunakan untuk keperluan lebaran. “Alhamdulillah nak, dengan adanya ini lebaran kami tak mikirkan beli beras lagi,” katanya singkat dengan wajah sumringah.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved