Rabu, 10 Juni 2026

Pariwisata

Pemkab Bintan Akan Garap Dapur Arang Jadi Spot Wisata

Turis Bisa Lihat Langsung Suku Laut

Tayang:
Laporan Tribunnews Batam, M Ikhsan

TRIBUNNEWSBATAM, BINTAN - Bangunan dapur arang di Desa Tanjungberakit saat ini masih bisa disaksikan. Tungku arang ini sekilas seperti bangunan iglo (rumah suku eskimo di kutub utara) yang berbentuk setengah bundaran.

Namun bagi suku laut, tempat ini biasanya dipakai sebagai tungku menghasilkan arang dari bahan baku pohon bakau. Sejak aktivitas dapur arang dilarang beberapa tahun lalu, lokasi kampung ini untungnya masih seperti dulu.

Potensi ini yang tampaknya akan dimanfaatkan oleh Pemkab Bintan untuk spot wisata. Pasalnya di Tanjungberakit juga akan dioperasikan pelabuhan ferry internasional yang terhubung ke Malaysia dan Singapura. Otomatis akan banyak para wisatawan yang akan melintasi lokasi tersebut.

Minggu (7/10) lalu Pemkab bersama seluruh SKPD melakukan gotong royong di tempat ini. Salah satu tujuannya sebagai upaya memoles lokasi tersebut sebagai kampung wisata yang sudah dicanangkan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Bintan, Setioso mengatakan lokasi ini sebagai salah satu spot wisata yang akan ditonjolkan.

"Hal ini didukung oleh potensi lain seperti lampu suar, fishing spot, kehidupan suku laut dan suasana perkampungan nelayan khas melayu, serta hutan mangrove di kawasan berakit yang lumayan bagus," ujarnya, Senin (8/10) kepada Tribun.

Para turis dari luar bisa menikmati peninggalan dapur arang dengan sajian wisata kuliner di desa tersebut.

"Desa ini telah didatangi wisatawan Singapura lebih kurang 200 orang. Kegiatan desa wisata ini sudah berjalan. Para turis ini bisa melihat suku laut yang ada di Kabupaten Bintan," papar Setioso.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved