sport
Bonus Belum Cair, Atlet Paralympic Iri Dengan Atlet PON
Nasionalis Paralympic Comite Kepri Tanyakan Bonus Atlit dari Koni
Laporan Tribunnews Batam, Hadi Maulana
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM - NPC (Nasionalis Paralympic Comite) Kepulauan Riau (Kepri) mengaku kecewa terhadap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri.
Sebab sampai saat ini, para atlet NPC yang mengikuti Peparnas (Pekan Paralympic Nasional) yang dilakukan di Pekanbaru,--dua minggu setelah kegiatan PON Riau--, hingga saat ini belum juga menerimakan bonus apapun dari pihak KONI.
Sementara para atlit yang rata-rata mengalami kekurangan fisik tersebut, berhasil memborong dua mendali emas, satu mendali perak dan satu mendali perunggu dari empat cabang yang diperlombakan, seperti Atletik, Renang, Catur serta Lempar Lembing.
"Kami sangat kecewa sekali, masak kami yang lebih banyak menyumbangkan mendali dari empat cabang yang dilombakan, namun tidak mendapatkan bonus. Baik dari KONI maupun dari Provinsi Kepri. Meski 'Kekurangan' Kami pun mampu mengharumkan nama Kepri," ungkap Wakil Ketua NPC Kepri, Ismail.
Ismail mengaku, bonus tersebut sudah diajukan pihaknya usai mengikuti pertandingan. Bahkan yang lebih mengecewakan lagi, NPC dianggap belum melaporkan dana pertanggung jawaban sebesar Rp500 juta pada saat Peparnas kemarin.
Padahal hal itu sudah dilaporkan ke Pemprov Kepri karena dana yang digunakan merupakan dana APBD Propinsi.
"Dana itukan dana dari Provinsi Kepri dan murni dari APBD Propinsi Kepri, ya jadinya kami laporkan ke propinsi. Namun begitu, NPC sudah memberikan tembusan laporan tersebut ke Koni Kepri," urai Ismail.
Ismail juga mengaku sangat kecewa sekali, bahkan dirinya sempet memperbandingkan atlet NPC dengan atlet PON, karena tidak sedikit dana yang dihabiskan untuk atlet PON kemarin. Namun mendali yang didapat hanya empat mendali emas dari belasan cabang olahraga yang diikuti.