Hukrim
Perbakin Kepri: Kepri Masih Sangat Kondusif
Untuk wilayah Kepri masih kondusif. Karena untuk wilayah Kepri peredarannya masih gampang untuk dipantau.
TRIBUNNEWSBATAM, BATAM - Menanggapi maraknya kepemilikan replikan senjata atau yang kerap di sebut airsoftgun yang ditengarai tidak memiliki ijin di wialayah Kepulauan Riau (Kepri) mendapat respon dari Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) untuk wilayah Kepulauan Riau. Namun saat ini, pihaknya melihat saat ini untuk wilayah Kepri masih sangatlah kondusif.
"Untuk wilayah Kepri masih kondusif. Karena untuk wilayah Kepri peredarannya masih gampang untuk dipantau. Selain itu, dari kami (Perbakin) juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti dari pihak kepolisian, " Ungkap Dimas, Sekretaris Perbakin Kepri kepada Tribun.
Ia juga mengatakan, untuk bisa menjadi anggota Perbakin terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi, selain kelengkapan administrasi.
"Untuk dapat bergabung, minimal harus mengantongi SKCK yang dikeluarkan dari Polresta. Hal ini, tidak hanya pemilik dari senjata air soft gun, tetapi juga pemilik senapan angin juga kami terapkan demikian, " ungkap Dimas.
Selain itu, pihaknya juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya yang menyukai hobby menembak.
Salah satunya dengan memberikan pelajaran secara singkat mengenai tata cara serta etika menggunakan senjata tersebut. Salah satunya yang ada di outletnya yang terletak dikawasan Harbour Bay.
"Tentunya kita ada kegiatan sosialisasi kepada masyarakat yang mempunyai minat serta hobi yang sama dengan kami. Seperti, bagaimana menggunakan senjata tersebut. Agar tidak terjadi hal-hal yang dinginkan," ungkap Dimas.