Senin, 4 Mei 2026

Rencana Pemekaran Kota Batam

Kota Batam Akan Di Mekarkan Menjadi Kabupaten Batam Kepulauan?

Wilayah Pulau Sulit Berdiri Sendiri,

Tayang:

Laporan Tribun Batam, Anne Maria

TRIBUNBATAM, BATAM - Wakil Wali Kota Batam, Rudi bertanya-tanya mengenai pemerataan pembangunan yang dimaksudkan dalam upaya Pemekaran Kabupaten Batam Kepulauan.

Ditemui di sela-sela kegiatan Musancab Partai Demokrat, Senin (21/1/2013) siang kemarin, ia menyebutkan mendukung saja wacana pemekaran tersebut jika memang untuk kesejahteraan rakyat.

"Satu sajalah, demi kesejahteraan rakyat silahkan sajalah. Kalau dibilang pemerataan, pemerataan dari sisi mana ini?," ujarnya. Sebab, menurutnya pemerataan pembangunan yang terjadi di hinterland sudah ada.

"Kami melihat merata, sesuai anggaran juga sudah semua ada. Coba disebutkan satu persatu pemerataan mana maksudnya?. Pemerataan anggaran? Rentang kendalinya kah, atau apa?. Kalau ekonomi itu bagian terakhirlah," kata dia.

Rudi menyebutkan sebenarnya pemerataan yang ada di hinterland sudah memadai, tapi perlu ditingkatkan saja.

"Pemerataan jugakan harus sesuai kebutuhan. Ini bukan tentang berapa yang dianggarkan juga, tapi pasti sesuai kebutuhan. Contohnya, kalau dibangun pusat bisnis pun di sana, ada nggak yang mau berdagang disana?, ada nggak yang beli di sana," ujarnya.

Kalau daerah-daerah yang dimaksud bisa mekar, kata Rudi, wilayah tersebut memang bisa berdiri sendiri. Dengan demikian, rentang kendali lebih pendek, dan lebih mudah.

Meski begitu ia menambahkan, bahwa untuk melakukan pemekaran tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi.

"Saya rasa belumlah sampai ke sana, inikan baru wacana. Yang penting baik, lanjut saja. Nanti paling bisa seperti DKI, menjadi daerah khusus. Jadi  di tingkat dua nya tidak melalui pemilihan, melainkan diangkat langsung gubernur," kata dia.

Hanya saja, melihat dari yang sudah-sudah, kata Rudi, untuk melakukan perubahan yang baik di wilayah hinterland tidak dapat mengandalkan anggaran saja.

"Dari Pulau Semakau kita bisa lihat, untuk merubah itu semua enggak semena-mena dengan cuma masukkan anggaran sekian. Tapi dari ilmu. Ilmu nggak dirasakan kita saja di mainland, orang pulau juga diajarkan. Ilmu pendidikan, ilmu ekonomi, supaya jadi lebih baik. Sehingga kalau mereka kita kasih anggaran, bisa mengembangkan sendiri," jelasnya lebih jauh.

Sebelumnya, wacana yang pernah digaungkan kelompok Abdul Batish Has tahun 2007 silam ini kembali muncul. Panitia Pembentukan Kabupaten Batam Kepulauan pun sudah terbentuk untuk upaya pemisahan administratif Belakangpadang, Bulang, Galang, Seibeduk, dan Batuaji dari Pulau Batam.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved