Sabtu Ini Asteroid 45 Meter Melintasi Wilayah Indonesia

Tanggal 8 Februari 2013, Website NASA menulis bahwa ada Asteroid seluas 45 meter melintas wilayah Indonesia Sabtu ini.

Sabtu Ini Asteroid 45 Meter Melintasi Wilayah Indonesia
tribunnewsbatam.com/guardian.co.uk
Asteroid 2012 DA14 yang diperkirakan NASA bakal melintasi langit Indonesia Sabtu 17 Februari 2013.
TRIBUNNEWSBATAM.COM- Jatuhnya meteor atau pecahannya ke bumi adalah kejadian langka karena biasanya benda langit akan hancur ketika melintasi lapisan atmosfer bumi. Termasuk meteor yang jatuh di Rusia, Jumat 15 Februari 2013 pukul 09.20 waktu setempat juga meledak di langit, kemudian serpihannya berpendar kecil kecil sampai ke permukaan tanah.

Kini Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan langsung operasi ini untuk membantu sekitar 1.200 orang yang terluka, termasuk 200 anak-anak, kebanyakan akibat pecahan kaca. Sekitar 20.000 petugas tanggap bencana dan 3 helikopter menyisir korban peristiwa langka tersebut.

Ledakannya begitu kuat hingga memporak-porandakan daerah di bawahnya.  Umumnya, mereka terluka terkena pecahan kaca bangunan akibat getaran yang sangat kuat. 

Dalam kejadian alam paling langka ini, wilayah yang paling parah terkena dampak hujan meteor yakni kota Chelyabinsk. Detik-detik peristiwa kejatuhan meteorit ini pun sempat diabadikan warga. Salah satu rekaman video diambil seseorang yang tengah melaju dengan kendarannya. Di sana tampak titik api tiba-tiba mendekat dan kemudian meledak di langit.

Rekaman video lainnya memperlihatkan saat meteor meledak. Sempat terlihat bahwa kondisi di sekitar jatuhnya meteorit itu menjadi gelap sesaat sebelum ledakan di langit.

Ilmuwan masih memikirkan apakah meteor yang meledak di Rusia itu bagian dari asteroid 2012 DA14 yang sedang mendekati Bumi atau bukan? Asteroid 2012 DA14 diprediksi melintas dekat Bumi pada Sabtu (16/2) dini hari WIB. Para ahli pun menyatakan belum bisa memastikan. Ada lembaga yang menyangsikan, namun ada juga yang menganalisis itu merupakan pecahannya.

Hasil analisis Badan Antariksa Eropa (ESA) menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara meteor yang meledak di Rusia  dengan asteroid 2012 DA14. Namun, tidak dijelaskan secara rinci bentuk analisisnya.

Tanggal 8 Februari 2013, Website Badan Antariksa AS, menulis bahwa ada Asteroid seluas 45 meter akan melintas di atas wilayah Indonesia, Jumat atau Sabtu waktu Indonesia.  Berdasarkan keterangan NASA, asteroid ini tidak bisa disaksikan dengan mata telanjang dan jika menggunakan teleskop, hanya tampak seperti sebuah titik bercahaya yang melintas dengan kecepatan 28.000 km/jam. Nasa mengatakan asteroid dapat dilihat di sejumlah wilayah di Asia, Australia dan Eropa Timur.

Profesor astronomi dari Tomnsk State University, Siberia, Rusia, bernama Tatiana Bordovitsina sempat mengemukakan kemungkinan hubungan antara meteor dan asteroid. Ia mengatakan meteor itu mungkin pecahan asteroid, namun butuh penelitian lebih lanjut.

Asteroid 2012 DA14 yang berdiameter sekitar 45 meter sedang menuju Bumi dan akan berada pada posisi terdekat dengan bumi pada Sabtu dini hari. Benda langit tersebut diperkirakan akan bertahan 33 jam di sekitar bumi dan bulan sebelum kembali menjauh. Titik terdekat dengan Bumi diperkirakan 27.600 kilometer, atau lebih dekat daripada orbit satelit geosentris di 36.000 kilometer.

NASA memastikan dari jalurnya, asteroid hanya mendekat dan tidak akan menabrak permukaan bumi. Jika sampai menabrak Bumi, asteroid sebesar itu bisa menyebabkan ledakan dengan kekuatan 1.000 kali kekuatan bom nuklir di Hiroshima, Jepang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved