Rabu, 8 April 2026

Taman Makam Pahlawan Terpaksa Ditutup

Taman Makam Pahlawan Bulang Gebang akhirnya ditutup untuk umum. Taman ini belakangan justru kerap menjadi tempat mojok orang berpacaran.

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria Silitonga

BATAM, TRIBUN - Taman Makam Pahlawan Bulang Gebang, Batam akhirnya ditutup untuk umum. Taman ini belakangan justru kerap menjadi tempat mojok orang berpacaran.

Pemerintah Kota Batam akhirnya menutup akses ke kuburan tersebut. Baik siang hari maupun malam. Kepala Dinas Sosial kota Batam, Raja Kamarulzaman menyebutkan pintu dibuka hanya pada saat acara tertentu. Taman makam itu berisi tujuh makam para pejuang bangsa.

"Banyak masukan datang ke kami kalau di lokasi TMP sering dijadikan lokasi kumpul anak anak muda untuk kegiatan yang negatif. Seperti balap liar dan pacaran, makanya kami tutup gerbang masuknya. Dan akan di jaga oleh Satpol PP. Sekarang yang ada sehari hari itu cuma penjaga dan petugas yang membersihkan saja," kata dia kemarin.

Selain menjadi tempat kegiatan yang negatif, taman internet gratis yang sempat di buat sejak tahun 2009 di lokasi itupun kini sudah tidak ada lagi. Badan Kominfo Batam akhirnya mencabut dua hot spot di lokasi taman itu karena server wi fi yang dicuri orang.

"Inilah masalahnya kehidupan kota, apalagi yang sedang berkembang. Semakin banyak orang di satu tempat, semakin banyak pula masalah yang timbul. Tapi ke depannya kami akan tertibkan, tempat itu tidak boleh disalahgunakan lagi," tegasnya.

Meski demikian, pria itu tetap meminta bantuan dan peranan masyarakat Batam uuntuk sama sama menjaga taman makam para pejuang bangsa terdahulu itu dengan baik.

"Ini jadi tanggung jawab kita semua. Jadi untuk itu mari kita sama sama menjaganya," imbaunya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved