Mafia Solar Batam
Alasan Tidak Menutup Dua SPBU Dinilai Mengada-ngada
Komisi III DPRD kota Batam, yang menjadi rekanan Pertamina menilai keputusan yang diambil perusahaan penyalur BBM itu sangat tidak tepat.
Laporan Wartawan Tribunnews Batam, Anne Maria
Pemko, SPBU dan Pertamina Rumuskan Cara Atasi Mafia Solar
BATAM, TRIBUN- Irwansyah Kesal dengan Sikap Pertamina
BATAM, TRIBUN- Ketidaktegasan Pertamina area Kepri dalam menindak dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang diduga ikut bekerjasama dengan sopir pelangsir solar membuat geram anggota DPRD kota Batam.
Komisi III DPRD kota Batam, yang menjadi rekanan Pertamina menilai keputusan yang diambil oleh perusahaan penyalur bahan bakar minyak (BBM) itu sangat tidak tepat.
"Alasan yang mengada-ngada saja. Keberadaan SPBU kan hanya memudahkan pelayanan, dulu pun di Batam cuma ada tiga SPBU masih bisa melayani. Justru sekarang over SPBU, satu kawasan bisa dua sampai tiga SPBU," ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD kota Batam, Irwansyah kepada Tribun Batam, Kamis (23/1) sore.
Apalagi, menurut Irwansyah, kedua SPBU itupun sudah lama terindikasi menjadi SPBU yang ikut mengakomodir tindakan penyelewengan solar bersubsidi selama ini.