HUT ke-15, FPSMI Karimun Demo Keluhkan Kesehjateraan Pekerja

Isu ini disampaikan sejumlah perwakilan pengunjuk rasa saat beraksi di kantor Bupati Karimun, Kecamatan Tebing, Karimun, Provinsi Kepri, Rabu (12/2).

Laporan Wartawan Tribunnews Batam, M Sarih
 
KARIMUN, TRIBUN – Isu kesehjateraan pekerja yang masih rendah menjadi isu yang diangkat pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Karimun dalam rangka hari ulang tahun ke-15-nya.
Isu ini disampaikan sejumlah perwakilan pengunjuk rasa saat beraksi di kantor Bupati Karimun, Kecamatan Tebing, Karimun, Provinsi Kepri, Rabu (12/2).
 
Ketua FSPMI Karimun Muhd Fajar yang tampil pertama menyampaikan orasi di hadapan seratusan pekerja menggelorakan semangat pemerintah daerah dalam memberikan perhatian kepada pekerja.  
 
“Kami mendesak pejabat terkait membuka mata, jangan hanya duduk di kantor saja. Turun lah ke lapangan. Lihatlah di sana tingkah para pengusaha busuk, dan rasakan juga bagaimana penderitaan para pekerja. Persoalan ketenagakerjaan masih banyak yang melenceng dari aturan, tapi kalian diam saja, dan seolah dibiarkan saja,” ujar Fajar dalam orasinya dengan nada pedas.
 
Fajar juga menyampaikan aspirasi pekerja tentang pemberlakuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar diberlakukan secara menyeluruh.
“Kami tidak ingin mendengar kabar ada pekerja ditolak berobat di rumah sakit karena alasan tak jelas. Berlakukan JKN secara menyeluruh,” tegasnya.
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved