Minggu, 12 April 2026

Wakil Bupati Karimun Desak Proyek Pesantren Selesai Tepat Waktu

Sebagai satu dari empat azam Kabupaten Karimun, azam peningkatan iman dan takwa, menjadi azam pertama dan menjadi perhatian.

Laporan Wartawan Tribun Batam, Muhammad Sarih

KARIMUN, TRIBUN - Sebagai satu dari empat azam Kabupaten Karimun, azam peningkatan iman dan takwa, menjadi azam pertama dan menjadi perhatian.

Pemerintah telah mengejawantahkan dengan menghadirkan sebuah pesantren berlevel nasional, pesantren perbatasan bernama Mutiara Bangsa.

Pesantren perbatasan yang terletak di Pulau Parit Desa Parit Kecamatan Karimun, Kepri, ini diharapkan dapat menjadi alternatif pendidikan putera-puteri Karimun yang ingin memperdalam ilmu agama, plus ilmu pengetahuan umum lainnya.

Perihal ini diungkapkan Wakil Bupati Kabupaten Karimun, Aunur Rafiq saat meninjau pesantren tersebut bersama sejumlah jajarannya, Rabu (12/3/2014).

“Dengan hadirnya pesantren ini, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh mengirim anak-anaknya belajar di pesantren di luar daerah, karena di tempat sudah ada setaraf nasional,” kata Rafiq melalui Kepala Bagian Humas Setdakab Karimun, Muhd Yosli.

Saat ini baru bangunan satu ruangan belajar sedang dalam proses pembangunan pesantrennya. Ruangan ini diperuntukkan khususu santri setingkat SLTA.

“Kedepan, akan ada juga untuk tingkat SD dan SLTP,” jelas Yosli.

Yang menarik sebelum pesantren ini berdiri, sebanyak enam orang guru tamatan Institut Pertanian Bogor sudah didatangkan.

“Guru atau tim pengajar tadi sudah datang sekitar enam orang. Mereka merupakan lulusan IPB yang ditempatkan dari Kementerian Agama RI di kabupaten ini,” terang Yosli.

Pembangunan pesantren tersebut dilakukan secara bertahap dengan sumber pendanaan APBN sekitar Rp2 miliar. Lahan yang diperuntukan seluas 10 hektare yang berada di atas perbukitan.
 
Di tengah tinjauannya, Rafiq juga menegaskan agar pengerjaan pesantren perbatasan Mutiara Bangsa ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.

“Kita minta ini bisa selesai sebelum MTQ digelar. Kita ingin ini diresmikan menteri agama atau Dirjen-nya nanti saat pembukaan MTQ disejalankan dengan peresmian tugu MTQ,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut tampak turut serta, Kepala Kantor Kementerin Agama (Kakanmenag) Kabupaten Karimun, Afrizal, Ketua yayasan Amjon, Sekda Karimun TS Arif Fadillah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Abu Bakar, Kepala Desa Parit Basri Muhammad dan sejumlah rombongan lainnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved