Pemilu 2014
Jelang Pleno Pileg Batam, Ketua KPU Kepri Mulai Dapat SMS Ancaman
etua KPU Kepri, Said Sirajuddin, mulai mendapat ancaman menjelang rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilu legislatif (pileg) Kota Batam.
Laporan Tribunnews Batam, Thomm Limahekin
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Ketua KPU Kepri, Said Sirajuddin, mulai mendapat ancaman menjelang rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilu legislatif (pileg) Kota Batam.
Ancaman itu datang melalui pesan singkat yang dikirim ke telepon selulernya .
Informasi seputar ancaman terhadap Ketua KPU Kepri itu diungkapkan oleh Ridarman Bay, komisioner KPU Kepri yang menangani Kelompok Kerja Perhitungan Suara (Pokja Tungsura).
"Kami yang lain memang tidak diancam. Namun, Ketua KPU sudah menerima ancaman. Ada pesan singkat yang masuk ke telepon selulernya. Inti pesan singkat itu mengancam keselamatannya dan mengingatkan dia untuk menyelenggarakan penghitungan suara secara benar. Yah, kami kerja yang benar," ungkap Ridarman ketika dimintai informasi, Sabtu (3/5) siang.
Namun demikian, informasi seputar ancaman itu tak disinggung oleh Said. Ketika dimintai tanggapan soal keamanannya, Ketua KPU Kepri itu hanya menjawab datar bahwa sejauh ini tidak ada ancaman dalam bentuk apa pun terhadap diri.
Hanya saja, dia agak kebingungan melayani begitu banyak pertanyaan seputar di mana lokasi digelar rapat pleno tersebut.
"Tak ada ancaman. Namun, banyak orang memang tanyakan di mana lokasi pleno. Saya cuma jawab, tempatnya ada di Batam, tapi lokasinya masih dikoordinasi," jawab Said santai.
"Insyaallah, sejauh ini tidak ada ancaman terhadap saya," timpal Marsudi, komisioner KPU Kepri yang bergerak di Divisi Hukum.