Selasa, 7 April 2026

Hujan Deras Hanyutkan Anak Batam

Rizki Dikubur di Sei Panas, Wako Batam Minta Orang Tua Ekstra Awasi Anak

Kabar meninggalnya seorang bocah, Rizki (4), yang hanyut terbawa arus air drainase di parit Happy Valley, Jodoh, Batam, mengiris hati Wali Kota Batam.

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Kabar meninggalnya seorang bocah, Rizki (4), yang hanyut terbawa arus air drainase di parit Happy Valley, Jodoh, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mengiris hati Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan.

Sore sebelum jenazah Rizky (4,5) dikebumikan, Ahmad Dahlan pun menyempatkan diri mendatangi kediaman Rizky, Jumat (23/5).

Bersama-sama camat Batuampar, lurah, dan beberapa stafnya, Dahlan berjalan kaki menuju rumah liar yang terbuat dari kayu, dimana Rizki dan keluarganya tinggal. Selama kurang lebih setengah jam, Dahlan memberikan masukan-masukan dan kata penguatan kepada keluarga Rizky.

Airmata pun terus menetes dari ibunda Rizky, Waifi, yang tengah hamil enam bulan itu. Vivi, sapaan akrab Waifi, tak kuasa menahan kesedihannya melihat nasib Rizky yang harus meninggal dunia dengan cara tragis.

"Jadi anak itu tadi hujan-hujan keluar. Main-main di got, padahal ada luapan air akibat hujan. Dia main sama kawan-kawannya, tergelincir dan jatuhlah. Baru ditemukan dua jam kemudian. Musibahlah, kita juga nggak mau ini terjadi. Saya harap keluarganya diberi kekuatanlah agar tabah, ini cobaan," ucap Dahlan.

Setelah dimandikan di Masjid terdekat, jenazah dimakamkan di TPU Sei Panas dan keseluruhan biaya akan dibebankan kepada pemerintah daerah.

Di kesempatan yang sama, Dahlan pun mengucapkan terimakasih kepada warga sekitar yang telah ikut serta bergotong royong dalam penanganan pertama musibah itu.

Di kesempatan yang sama, Dahlan menegaskan kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk memberikan perhatian ekstra terhadap masing-masing keluarganya. Khususnya kepada anaknya.

"Kita jagalah keluarga masing-masing. Saya juga peringatkan kepada semua orangtua supaya menjaga dan mengawasi anak-anaknya lebih ekstra lagi. Karena semua kasus yang ada belakangan hari ini, semuanya menyangkut anak-anak," kata Dahlan tegas.


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved