Kamis, 4 Juni 2026

Maling Congkel Rumah Manto dan Ruben di Taman Putri Fortuna

Meski terlihat tenang, namun kondisi wilayah hukum Polsek Sekupang, Kota Batam, benar-benar cukup mencemaskan.

Tayang:

Laporan Wartawan Tribun Batam, Hadi Maulana

BATAM, TRIBUN - Meski terlihat tenang, namun kondisi wilayah hukum Polsek Sekupang, Kota Batam, benar-benar cukup mencemaskan. Pasalnya aksi pencurian rumah kosong sepertinya tidak pernah habis dan terulang kembali.

Seperti yang terjadi di Perumahan Taman Putri Fortuna, Batam, di mana dalam kurun waktu 30 menit ditinggal pergi berbelanja, ada dua rumah dibobol pelaku. Yakni Blok H-15 dan H-16 sekitar pukul 09.10 WIB, Minggu (25/5/2014).

Dari kejadian ini, pemilik kedua perumahan tersebut mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. Pantauan Tribun di lapangan, diketahui pelaku masuk dengan mencongkel jendela dan kemudian mencari barang yang mudah dibawa.

Manto (35) salah satu korban pembobolan di Perumahan Taman Putri Fortuna mengaku, diduga pelaku sudah lama memperhatikan kediamannya. Makanya saat dirinya bersama istrinya pergi berbelanja, pelaku masuk.

"Saya tidak tahu jam berapa pelaku menjalankan aksinya, yang pasti saya pergi sekitar pukul 09.10 WIB dan kembali sekitar pukul 09.50 WIB," ujar Manto.

Manto menduga pelaku masuk melalui jendela kamarnya dengan cara mencongkel, sebab ada bekas congkelan di kusen jendela. Bahkan saat dirinya tiba di rumah jendela kamar dalam kondisi terbuka.

"Dan begitu saya cek, lemari pakaian saya sudah berserakan," ungkapnya. Dari aksi ini Manto mengalami kerugian hingga Rp4 jutaan rupiah.

"Yang diambilnya uang tunai Rp3 juta dan selebihnya dua unit jam tangan serta ponsel Nokia 1 unit," katanya seraya mengaku uang itu merupakan uang bonus yang baru saja diambilnya untuk membayar rumah dan keperluan sehari-hari.

Berbeda dengan pemilik rumah H-15, Ruben yang mengaku hanya kehilangan permainan anak-anaknya. Yakni PSP dan uang celengan anaknya yang diperkirakan senilai delapan ratusan.

"Saya rasa pelakunya buru-buru, makanya hanya masuk kamar anak saya saja, kalau masuk hingga kamar saya kemungkinan besar kerugian saya," kata Ruben.

Sama seperti tetangganya, di kediamannya pelaku juga masuk dengan mencongkel jendela depannya. "Bekas cungkilannya ada ini," ungkapnya.

Saat itu, diakuinya pagar rumahnya memang tidak digembok. Sehingga pelaku dengan mudah masuk ke dalam rumah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved