Pulau Berakit Cocok untuk Budidya Ikan Bawal
Optimalisasi sektor perikanan sebagai pendukung perekonomian Bintan, Kepri, terus jadi perhatian pemerintah.
Laporan Wartawan Tribun Batam, Ahmad Yani
BINTAN, TRIBUN - Optimalisasi sektor perikanan sebagai pendukung perekonomian Bintan, Kepri, terus jadi perhatian pemerintah.
Selain menggalakkan proyek percontohan ikan kerapu di perairan Pangkil, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bintan juga mencoba membudidayakan jenis-jenis ikan yang cocok dengan perairan Bintan.
Kasi Pengembangan Perikanan Budidaya DKP Bintan, Andean Salmon menuturkan, perairan Berakit cocok untuk budidaya ikan bawal bintang.
"Sudah diriset dan diuji secara langsung," kata pria yang akrab disapa Salmon ini, Selasa (27/5/2014).
Saat ini, lanjutnya, perkembangan budidaya ikan bawal bintang di Berakit masih dalam pengawasan dan pemantauan DKP Bintan.
Peningkatan kualitas dan kuantitas budidaya ini KIAn semangat digalakkan terlebih setelah mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak.
"DKP Provinsi dan Kementerian Kelautan juga sangat mendukung program ini," ujar Salmon.
Selain perbaikan sarana-prasana budidaya, Salmon menyebutkan kelompok budidaya juga harus terus ditingkatkan pemahaman dan kemampuannya.
Untuk itu, pelbagai kegiatan seminar atau pun sosialisasi tentang budidaya kerap ditaja DKP Bintan dengan menggandeng instansi terkait.
Untuk upaya awal, DKP Bintan, kata Salmon, sudah membentuk satu cluster kelompok budidaya ikan yang membawahi beberapa kelompok kecil. Saat ini, cluster itu baru terbentuk di Pulau Penghujan.
Salmon menilai, ada banyak manfaat yang dapat dipetik dari pembentukan cluster budidaya ikan. "Lebih memudahkan DKP Bintan dalam melakukan pembinaan," ungkapnya.
Perhatian kepada sektor perikanan di Bintan ini, lanjut Salmon, sudah sesuai dengan kondisi geografis Bintan dengan potensi lautnya.
Dalam setahun, ikan-ikan Bintan merambah pasaran internasional. Meliputi, Singapura, Malaysia, hingga Hong Kong.