Selasa, 7 April 2026

Cegah Serangan Malaria, Dinkes Lingga Bagi 20 Ribu Kelambu ke Warga

Untuk mengantisipasi penyakit malaria yang menyerang masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Lingga bagikan 20 ribu kelambu kepada masyarakat.

Laporan Tribunnews Batam, Ian Sitanggang

TRIBUNNEWSBATAM.COM, LINGGA-  Untuk mengantisipasi penyakit malaria yang menyerang masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) bagikan 20 ribu kelambu kepada masyarakat.

Pembagian kelambu diperioritas bagi daerah endemis berdasarkan  Annual Parasitic Insidence (API). API adalah angka kesakitan malaria (berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium) per 1000 penduduk dalam 1 tahun dinyatakan dalam permil.

Untuk daerah yang API nya lebih dari lima orang permil, satu kepala keluarga (KK) mendapatkan 2 kelambu. Sedangkan untuk daerah yang API 1-5 per mil, satu KK mendapatkan satu kelambu.

"Untuk Kabupaten Lingga berdasarkan laporan Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM), daerah yang ber API di atas 5 per mil adalah, Pancur, Senayang, Tajur Biru, dan Raya. API 1-5 per mil daerah Kelurahan Dabo Lama dan Penuba," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, dr Ignasius Lufti MPH, kepada Media, Jumat (11/7).

"Untuk daerah yang API 1-5 per Mil, diperioritaskan kepada ibu yang sedang hamil," tambah Lufti.

Dia mengatakan , pemakain kelambu untuk menghindari masyarakat dari gigitan nyamuk pembawa penyakit malaria lebih efektif ketimbang pemakaian obat anti nyamuk bakar dan semprot.

Efek samping pengunaan obat anti nyamuk akan mempengaruhi kesehatan warga terutama bagi anak-anak dan ibu yang sedang hamil.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved