Pembayaran PBB di Batam
Bank Riau Kepri Batasi Nomor Antrean, WP Terpaksa Bolak Balik
Dari pantauan Tribun, nomor antre di Bank Riau Kepri kantor Sungai Panas, pada Kamis kemarin juga tak mencukupi WP.
Laporan Tribunnews Batam, Purwoko
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Antrean pembayar PBB di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memang membeludak hari-hari ini, Jumat (29/8/2014). Sebab berdasarkan aturan, jatuh tempo pembayaran PBB tahun 2014 adalah 29 Agustus ini.
Di sejumlah loket Bank Riau Kepri, tumpukan wajib pajak (WP) terjadi. Umumnya para WP hendak melunasi PBB pada hari ini karena berkaitan dengan persyaratan administrasi tertentu, misalnya untuk kredit dan bukti agunan.
Dari pantauan Tribun, nomor antre di Bank Riau Kepri kantor Sungai Panas, pada Kamis kemarin juga tak mencukupi WP. Ketika ratusan orang antre, petugas sudah membatasi antrean pada siang hari.
"Maaf antrean dah distop. Ini masih ratusan belum bisa terkejar. Mungkin di cabang-cabang yang lain masih bisa, meskipun antrean juga panjang," ujar petugas di depan pengambilan nomor antre kepada Tribun yang juga mencoba ambil nomor antrean.
Bahkan petugas di bank itu sempat menyarankan agar PBB yang tidak terlayani tidak perlu khawatir karena jika harus dibayarkan terlambat, denda hanya relatif kecil.
Pembayaran PBB di kota Batam sesuai pengumuman Dispenda bisa dilaukan di beberapa bank seperti BRI dan BTN. Namun selama ini di dua bank tersebut, petugas selalu menjawab sistem sedang offline sehingga transaksi tak bisa dilakukan.
Mereka tak bisa memastikan kapan jaringan normal, meskipun sudah berbulan-bulan bermasalah.