Rabu, 8 April 2026

Aksi Kejahatan Tengah Malam

Pengamat: Tembak di Tempat bagi Penjambret Bukan Solusi

"Menembak di tempat untuk menyeleseikan atau menakuti itu justru menambah masalah di dalam hukum itu sendiri," ujar Ampuan.

Laporan Tribunnews Batam, Wahib Wafa

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Maraknya kriminalitas jalanan Kota Batam akhir-akhir ini meresahkan banyak warga. Beberapa aksi perampasan dan kekerasan tidak hanya merugikan materi tapi juga mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain.

Fenomena sosial ini memaksa aparat penegak hukum bertindak tegas, salah satunya dengan mengeluarkan aturan diperobolehkannya jambret untuk ditembak di tempat.

Namun pengamat dan praktisi hukum Kepri Ampuan Situmeang SH, MH menilai tembak di tempat bukanlah solusi utama.

"Ditembak di tempat itu polisilah yang lebih mengenal prosedur boleh dan tidaknya. Namun, menembak di tempat untuk menyeleseikan atau menakuti itu justru menambah masalah di dalam hukum itu sendiri," ujar Ampuan Sitimeang saat dihubungi melalui telepon, Minggu (21/9/2014)

Menurutnya, tindakan tegas kepolisian tembak di tempat bagi para jambret tidak semata-mata akan mengurangi angka kriminalitas. Dikawatirkan, tindakan tersebut justru menjadi masalah di dalam hukum. Seperti salah sasaran atau lainnya.

Ia mengatakan perlu banyak upaya untuk menanggulangi gejala sosial kejahatan dari semua pihak.

"Tidak hanya pihak kepolisian yang bergerak. Namun pemerintahlah aktor utama untuk menjadikan warganya lebih mengenal hukum. Gencarkanlah pelatihan-pelatihan kerja. Beri fasilitas yang dapat memanusiakan mereka. Karena tak dapat dipungkiri di Batam ini kompleks baik suku, ras, budaya dan pendidikan," ujar Ampuan lagi.

Menurut Ampuan meningkatkan angka kriminalitas menjadi tanggung jawab besar pemerintah. Penyebab utama kejahatan yakni lowongan kerja yang sempit diiringi SDM yang rendah.

"Akses informasi sangatlah susah dicari masyarakat. Tak jarang banyak orang frustasi mencari kerja di Batam. Oleh karenya, buatlah informasi publik yang mudah diakses dan dilihat banyak orang. Baik mengenai pekerjaan, pendidikan dan lainya. Itu sangat membantu mereka," katanya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved