Misteri Hilangnya Istri Abun Batam
Abun Tunaikan Janjinya Beri Rp 20 Juta ke Informan
"Saya tetap komit dengan itu (pemberian imbalan Rp20 juta), tapi saya tak bisa sebutkan identitas orangnya," kata Abun.
Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Selama kabur dari rumah, Sri Asidemiyanti (22) alias Rie Rie sempat jatuh sakit. Hari-harinya banyak dihabiskan di dalam rumah kerabat saudaranya di Batumerah.
Apalagi saat tahu dirinya dicari-cari Abun, suaminya sendiri. Sejumlah selebaran kertas bergambarkan Rie Rie tersebar. Dikatakan, bagi yang mengetahui keberadaannya akan diberikan imbalan senilai Rp20 juta. Hal itu semakin membuat Rie Rie takut keluar rumah.
Tak hanya lewat selebaran kertas, usaha mencari keberadaan Rie Rie juga dilakukan Abun dengan memposting berita kehilangan di akun media sosial. Tak sedikit facebooker yang membully Abun kala itu.
"Kalau keluar rumah, seperti ada karung isinya Rp20 juta di atas kepala saya. Sampai yang melihat itupun bisa mutar kepalanya. Jadi tambah takut keluar rumah. Soalnya jadi buronan," kata Rie Rie setengah tertawa kepada Tribun.
Ia mengaku tak habis pikir, suaminya itu sampai membuat selebaran hingga menjanjikan imbalan Rp20 juta bagi yang mengetahui keberadaannya. Apalagi berita terkait hilangnya Rie Rie ini terbit di Tribun Batam.
"Saya nggak tahu kalau dia buat poster dan masuk koran lagi. Saya minta tolong cariin korannya, tapi nggak dapat. Udah habis," ujarnya penasaran kala itu.
Meski tahu Abun mencari-carinya, Rie Rie tetap keukeh tak mau pulang ke rumah. Ia masih galau hingga tak yakin Abun serius mencari keberadaannya.
"Saya masih bertanya-tanya sendiri. Ini benar nggak," kata Rie Rie.
Dalam pelariannya itu, Rie Rie juga sempat akan keluar Batam menuju Tanjungbalai Karimun. Dan dari Karimun bertolak ke Jakarta. Namun rencana itu pupus, setelah tahu pintu keluar dari pelabuhan dan bandara tertutup untuknya.
"Waktu kabur pertama kali, sayakan pernah ke Surabaya. Itu jadi pengalaman dia. Akses ke pelabuhan dan bandara dijaga. Saya nggak bisa keluar dari Batam," sesalnya.
Hingga pelarian Rie Rie berakhir Senin (10/11/2014) lalu. Abun dan kakaknya dari Tanjungpinang datang ke rumah kakak angkatnya di Batumerah dan membujuknya pulang.
"Kalau cece yang datang, udahlah luluh. 'Ayo lah kita makan'. Apalagi lihat dia (Abun), saya luluh," kenang Rie Rie.
Kembalinya Rie Rie ke rumah, tak lantas membuat Abun melupakan janjinya. Memberikan imbalan Rp20 juta bagi informan yang mengetahui keberadaan Rie Rie.
"Saya tetap komit dengan itu (pemberian imbalan Rp20 juta), tapi saya tak bisa sebutkan identitas orangnya," kata Abun.