Batam Darurat Sampah
Tak Jua Diangkut, Warga Batam Ancam Buang Sampah ke Kantor Pemko
Terkait tumpukan sampah yang tak jua diangkut petugas, membuat kekesalan warga di beberapa perumahan Batam Centre semakin memuncak.
Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Kekesalan warga di beberapa perumahan Batam Centre semakin memuncak.
Meski Wakil Wali Kota Batam Rudi, sudah memerintahkan petugas DKP bekerja mengangkuti sampah, namun tumpukan sampah di perumahan-perumahan warga tak kunjung bersih.
Beberapa perumahan yang katanya ikut dipantau oleh Rudi pun masih harus bersabar dengan tumpukan sampah yang menimbulkan bau tak sedap tersebut.
Beberapa warga bahkan sudah mulai berencana membuang sampah yang menumpuk ke kantor instansi pemerintahan. Bahkan ada yang ingin membuang sampah ke jalanan.
"Warga sudah kasak-kusuk, katanya mau angkut sampah sendiri. Bukan dibawa ke TPS, tapi dibawa ke pemko. Sudah mau sebulan nggak diangkut," ujar Melur, warga Buana Regency, Batam Centre.
Begitu juga yang diungkapkan oleh Ria, salah satu warga perumahan Legenda Malaka. Ria mengatakan warga berniat membuang sampah ke depan agar diangkut oleh petugas DKP.
"Kita dilarang buang ke jalan, tapi petugas saja tidak ada mengangkut sampah dari perumahan kami. Pelanggaran yah pelanggaran lah, daripada kami jatuh sakit," kata Ria.
Bukan sehari dua hari, namun sudah hampir satu bulan sampah di perumahan Legenda tidak diangkat.
"Kita mau duduk di halaman rumah pun sudah jijik. Banyak Lalat, baunya juga nggak enak. Apa perlu kami angkat sampah ini ke kantor kelurahan di depan itu," ucap Ria lagi.
Padahal baru sehari sebelumnya Pemko Batam melaksanakan gotong royong (goro) bersama warga di seputar Batam Centre, nyatanya, tidak menyelesaikan masalah penumpukan sampah.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemko Batam, Ardi Winata yang dikonfirmasi mengenai hal tersebut menyatakan petugas DKP mulai hari ini sudah melaksanakan pengangkutan sampah di sembilan kawasan, termasuk Batam Centre.
"Batam Centre tidak ikut dilelang, jadi sudah dikerjakan langsung sama petugas DKP. Sudah di follow up ke Kabidnya, dalam empat hari ini difokuskan di Batam Centre, dan akan selesai," ucap Ardi.
Berdasarkan data dari DKP, petugas sudah membersihkan sampah secara keseluruhan, diantaranya di Perumahan Bukit Palem, Modena.
"Perumahan Bukit Palem clear, Modena clear, KDA juga clear. Kemudian green land baru 50 persen, Legenda Malaka sudah 60 persen, Citra Batam 80 persen, ini akan terus bergulir. Warga yang masih belum diangkut sampahnya bisa terus memberikan informasi dan akan kami selesaikan perlahan," kata Ardi.