Musim Utara, Saatnya Nelayan Berburu Kuda Laut yang Harganya Selangit
Di musim angin utara seperti sekarang ini, sejumlah nelayan Tanjunguban dan Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, punya rezeki tersendiri dari kuda laut.
Laporan Tribunnews Batma, Ahmad Yani
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BINTAN- Di musim angin utara seperti sekarang ini, sejumlah nelayan Tanjunguban dan Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) punya rezeki tersendiri yakni berburu kuda laut.
Kuda laut memang banyak muncul di sekitar laut Teluk Sebong dan Tanjunguban selama tida bulan setiap tahunnya selama musim utara berlangsung. Adanya kuda laut ini menjadi alternatif penghasilan bagi nelayan karena kebanyakan mereka tidak bisa mencari ikan ke laut disebabkan angin utara yang kencang.
Setelah diambil dari laut, oleh nelayan setempat kuda laut dikeringkan. Konon hewan ini dipercaya berkhasiat menambah stamina kaum pria.
Harganya pun sangat menggiurkan. Satu kilonya bisa diharga Rp 4 juta oleh pembeli.
Parmin, nelayan Sekera Tanjunguban mengaku usaha mencari kuda laut tidaklah semudah menangkap ikan. Kuda laut hewan musimam, hanya muncul saat musim angin utara.
Namun, para nelayan mengaku cukup senang mencari kuda laut, apalagi harganya yang sudah kering setiap tahun mengalami peningkatan.
"Kalau dulu kuda laut ini tidak ada harganya. Tapi beberapa tahun ini harganya mulai meningkat. Masyarakat sendiri di sini sudah sejak lama mencari kuda laut, di samping usaha pokok mencari ikan," kata Farmin.
Komoditas kuda laut kering biasanya dijual para nelayan kepada pembeli asal Singapura yang rutin berkunjung ke Bintan.
"Untuk setiap satu ons, kuda laut kering dihargai Rp 400 ratus ribu atau satu kilonya Rp 4 juta. Biasanya pembeli dari Singapura mengirimnya lagi ke Jakarta dan ada juga yang dibawa ke Singapura. Kata pembeli itu kuda laut bagus untuk penambah stamina pria," ucapnya.
Senada dikatakan nelayan Teluk Sebong, Rio. Menurutnya, meskipun harganya menggiurkan tapi mencari kuda laut tidak mudah karena harus menyelam.
"Harus dengan cari menyelam, lagian untuk mendapatkan satu kilogram cukup susah," sebutnya.