Luar Biasa, Ide Parkir Inovatif Ini Mudahkan Parkir Mobil
Ide sederhanya, bagaimana caranya membantu dan memudahkan pengemudi untuk menemukan tempat parkir yang kosong
TRIBUNNEWSBATAM.COM - Bermula dari permasalahan tingginya konsumsi bahan bakar kendaraan di Korea Selatan, sebuah perusahaan bernama S-Oil memperkenalkan metode parkir inovatif yang diyakini bisa menghemat bahan bakar.
Ide sederhanya, bagaimana caranya membantu dan memudahkan pengemudi untuk menemukan tempat parkir yang kosong sehingga tidak perlu berputar-putar di area parkir yang bisa menghabiskan lebih banyak bahan bakar.
Wajar saja, berdasarkan survey, perusahaan ini menemukan fakta bahwa setiap hari pengemudi di Seoul paling tidak harus berkeliling sekitar 500 meter untuk menemukan lokasi parkir yang kosong. Jika dikalkulasikan, dalam sebulan bisa mencapai 15 kilometer hanya untuk mencari lahan parkir yang kosong.
Bagaimana caranya?
S-Oil memperkenal balon parkir bertuliskan 'Here' dengan tanda panah. Balon ini diikat menggunakan tali ke aspal. Jika titik parkir ini kosong, maka balon berisi hidrogen ini akan terangkat sehingga bisa terlihat oleh siapapun yang hendak mencari lokasi perkir dari jarak jauh.
Ketika si pengemudi ini sampai pada lokasi parkir kosong yang ia tuju, ia diharuskan untuk memposisikan kendaraannya sampai titik dimana balon itu dipancangkan. Ia harus parkir hingga balon itu tidak lagi terangkat. Inilah yang menjadi tanda bahwa tempat parkir itu sudah terisi.
Tentu saja, ini menjadi cara yang mengasyikan, serta tidak membutuhkan banyak tenaga parkir yang bertugas untuk menunjukan dimana lokasi parkir yang kosong. Bahkan dengan cara ini, di lokasi parkir tersebut tidak ada campur tangan manusia. Semua sudah dikerjakan oleh balon berwarna kuning tersebut.
Hasilnya, menurut kalkulasi S-Oil, jika satu hari ada 700 kendaraan, maka akan menghabiskan sekitar 23 liter bensin setiap hari. Jika ditotal dalam jangka waktu satu tahun? Maka angkanya akan lebih besar.
Pertanyaannya, bisakah cara ini diterapkan di Indonesia? Unik, menarik dan inovatif. Simak selengkapnya melalui video berikut ini ;