Ternyata Atasi Luka Bakar yang Tepat Seperti Ini

Ada cara mudah dan tepat untuk mengatasi luka bakar, jangan sampai Anda salah.

Tribunnews.com
Ilustrasi perawatan luka bakar 

TRIBUNNEWSBATAM.COM - Ada cara mudah dan tepat untuk mengatasi luka bakar, jangan sampai Anda salah.

Sebelum penjelasan tips, perlu diketahui, tidak semua penderita perlu dibawa ke rumah sakit kecuali jika luka bakar terjadi akibat terpapar cairan kimia atau tersengat aliran listrik, mencederai saluran napas, terjadi pada bayi berusia kurang dari 12 bulan, segeralah bawa penderita ke rumah sakit terdekat.

”Demikian pula jika korban mengalami luka bakar di wajah, mata, telapak tangan, kaki, dan genitalia,” ungkap dr Herry Mardani SpAn, dikutip DechaCare.com. Segera setelah kejadian, korban luka bakar perlu mendapatkan pertolongan.

Nah, berikut tips mudah menangani luka bakar:

Air Mengalir, Jangan Es

Prinsipnya, ia harus dibantu untuk menyingkirkan semua pakaiannya yang panas atau terbakar. Bagian yang terkena luka bakar mesti didinginkan air-mengalir dengan menggunakan air mengalir selama 20 menit.

Menurut Herry, langkah pendinginan ini efektif sampai dengan tiga jam pasca kejadian.

Kompres

Pendinginan juga dapat dilakukan dengan pengompresan. Jangan menggunakan es karena dapat mengakibatkan vasokonstriksi alias mengerutnya pembuluh darah.

”Bila luka bakar diakibatkan oleh bubuk, singkirkan dulu, baru disiram air mengalir.”

Pembersihan luka pun perlu dilakukan dengan obat anestesi untuk mengurangi rasa nyeri. Di samping itu, pembersihan luka dengan membuang jaringan yang sudah mati tak boleh dilewatkan.

Di rumah sakit, dokter juga akan memberikan antitetanus dan krim silver sulvadiazin.

Tutup Kassa
Bagian tubuh yang terluka bakar selanjutnya harus ditutup dengan kassa. Namun, ini dilakukan sesuai dengan derajat luka bakar.

”Jangan berikan mentega, minyak, oli, pasta gigi, atau sejenisnya karena dapat menghambat penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi,” Herry mengingatkan.

Beberapa sediaan untuk perawatan luka bakar tersedia di pasaran.
Idealnya, sediaan tersebut adalah bahan yang memiliki kemampuan absorbsi (penyerapan) cairan yang tinggi hingga tidak terjadi lecet tambahan akibat penggantian pembalut luka yang terlalu sering.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Tags
luka bakar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved