Arena Gelper Mulai Marak Lagi di Batam
Saat ini, para pengusaha juga membentuk dan tergabung dalam sebuah organisasi yang bernama Asosiasi Pengusaha Game Anak dan Keluarga (APGEMA).
Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Arena gelanggang permainan elektronik (Gelper) kembali mulai bermunculan di Batam. Hal ini dikarenakan sudah adanya izin resmi dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Namun di dalam perizinan tersebut tertera bahwa pengusaha gelper hanya diperbolehkan mengoperasikan permainan anak-anak tanpa unsur perjudian.
Saat ini, para pengusaha juga membentuk dan tergabung dalam sebuah organisasi yang bernama Asosiasi Pengusaha Game Anak dan Keluarga (APGEMA).
Asosiasi ini bertujuan untuk mengakomodir dan memantau setiap gelper yang beropesi agar tidak melakukan pelanggaran.
"Kita sudah bergabung dalam satu asosiasi. Kita lakukan evaluasi dan mengakomodir dan hasilnya untuk saat ini tidak ditemukan lagi adanya pelanggaran seperti perjudian, tak berijin ataupun pelanggaran lain," ujar Ketua Umum APGEMA, Joni Pakun, Jumat (20/3/2015).
Joni mengatakan satu dari sekian tugas asosiasi adalah melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap gelper yang beroperasi. Apabila ditemukan pelanggaran, asosiasi tidak segan-segan memberikan surat peringatan terhadap lokasi yang melanggar.
"Kita akan terus berupaya menjadi lebih baik. Pada tiga bulan pertama nantinya, akan kita evaluasi kembali. Bahkan jika ada pelanggaran kita juga akan menyurati pemerintah untuk melakukan pengecekan terhadap izin lokasi tersebut," ujar Joni lagi.
Sementara itu, Kapolresta Barelang, Komisaris Besar Asep Safrudin, mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan yang menyangkut perjudian, meskipun saat gelper telah memiliki izin.
"Tim tetap memonitor lokasi-lokasi gelper. Kita akan tindak jika mereka melenceng dari aturan yang ada," kata Kapolres singkat.
Dari pantauan Tribun Batam di beberapa lokasi, arena gelper memang sudah mulai beroperasi. Diantaranya ada di kawasan Nagoya, Jodoh dan Kepri Mall.