Minggu, 12 April 2026

Gelar Operasi Simpatik Polda Kepri Kerahkan 300 Personel

Pihak kepolisian Polda Kepri secara serentak akan menggelar operasi Simpatik dari tanggal 1-21 April 2015, diseluruh wilayah Kepri.

TRIBUN BATAM/Dewi
foto ratusan motor terjaring razia di ruas jalan pura agung amertha buana, Sabtu (14/3/2015) 

Laporan Tribunnews Batam Alvin

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM – Pihak kepolisian Polda Kepri secara serentak akan menggelar operasi Simpatik dari tanggal 1-21 April 2015, diseluruh wilayah Kepri. 300 personel akan dikerahkan Polda Kepri, dalam operasi tersebut, dan dibantu oleh Polresta dan Polsek-Polsek operasi digelar.

"Kami akan gelar Operasi Simpatik. 300 personel dikerahkan dari Polda," kata Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Pol Tatan Sulistyana, Minggu (29/3).

Tatan mengatakan, ada dua sasaran yang akan dicapai yakni Internal dan Eksternal. Secara internal, Polda Kepri ingin melakukan pembenahan dalam pelayanan. Sehingga masyarakat saat berhadapan dengan polisi merasa enak dan nyaman.

secara Eksternal, Operasi Simpatik bertujuan mensosialisasi masyarakat agar tertib berlalu lintas. Dimana apabilah terjadi pelanggaran lalu lintas ringan, maka akan diberikan peringatan. Namun kalau pengendara melakukan pelanggaran menengah dan berat bakal ditindak.

"Kami ingin meningkatkan pelayanan kami. Baik itu saat pengurusan SIM, STNK dan BPKP. Kami bakal tindak apabila ada pelanggar yang melakukan pelanggaran secara kasat mata yakni seperti tidak memiliki SIM dan STNK," kata Tatan.

Kata Tatan, pihaknya bakal menindak pengendara yang melakukan pelanggaran seperti, tidak menggunakan helm, kaca spion, tidak menyalakan lampu, dan sebagainya.

Lanjutnya, operasi ini juga digelar untuk menindak lori-lori yang melanggar ketentuan lalulintas, seperti membawa material yang mudah jatuh dan diterbangkan angin dan tidak memiliki penutup.

"Lori yang tidak memilik penutup cukup meresahkan warga saat ini. Nanti kami bakal tindak saat operasi," ujarnya.

Selain itu, Dirlantas Polda Kepri akan melakukan pendekatan secara personal kepada pihak perusahaan atau pengembang pemilik lori, agar saat membawa material seperti pasir dan tanah dapat memasang terpal, untuk menutupinya agar tidak jatuh dan menganggu pengendara lainnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved