Kasus Facebook Ketua DPRD Batam
Ini Komentar Ketua DPRD Batam yang Bikin Dirinya Didemo Warga Tempatan
"Mana Cak Nur..mana Cak Nur. Mau dimakan dia itu," ujar salah seorang berkaos merah geram.
Sementara itu, Nuryanto yang ditemui di kantornya menyatakan bahwa ucapan yang ditulisnya melalui medsos tersebut bukan bermaksud menyinggung warga tempatan sama sekali.
Nuryanto menjelaskan bahwa update terus ditulisnya karena ikut kesal dengan status pihak lain yang sebelumnya membuat status serupa dan seolah-olah menunjuk padanya.
"Saya baru tahu ada yang tidak senang dengan status yang saya sampaikan. Tapi saya sudah minta maaf. Saya tidak bermaksud begitu. Cuma kalau berbicara, sama-samalah kita jangan menjatuhkan orang lain. Sama-sama kita perbaiki diri," ucap Nuryanto.
Nuryanto berkali-kali menegaskan bahwa ucapannya di Facebook tersebut tidak bermaksud menyinggung warga tempatan sama sekali.
"Saya nggak bermaksud menyinggung tempatan sama sekali. Tapi kenyataannya ada yang tersinggung, yah saya minta maaf. Secara pribadi saya meminta maaf, ini masalah pribadi dan tidak ada kaitan dengan kedinasan saya," tutur Nuryanto.
Baru semalam membuat status tersebut, Nuryanto menilai wajar warga yang marah mendatanginya ke kantor DPRD Kota Batam. Meski begitu, ia tetap menegaskan bahwa persoalan tersebut adalah personal.
"Wajar mereka marah dan datang ke sini. Tapi ini di luar konteks kedinasan. Saya nggak mau ada polemik di tengah-tengah masyarakat nantinya. Saya wakil mereka, jangan sampai saya pribadi menimbulkan persoalan," kata Nuryanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/komentar-ketua-dprd-batam-nuryanto-alias-cak-nur-di-facebook_20150513_114423.jpg)