RS Elizabeth Batam Terbakar
Beginilah Paniknya Pasien dan Petugas Medis Saat RS Elizabeth Terbakar
"Minggir, minggir dulu pak jangan menghalangi. Bawa masuk bawa masuk," ujar seorang perawat pria dengan panik.
Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Rumah Sakit St Elizabeth, Lubuk Baja, Batam, kembali terbakar pada Rabu (20/4) sekitar pukul 15.30 sore.
Pihak keluarga bersama petugas medis yang panik berusaha dengan cepat mengevakuasi pasien.
Para petugas berusaha mengeluarkan ratusan pasien dari kamar menggunakan kursi dan ranjang beroda.
Beberapa diantaranya membawa tabung oksigen dan kasur dari dalam rumah sakit.
"Minggir, minggir dulu pak jangan menghalangi. Bawa masuk bawa masuk," ujar seorang perawat pria dengan panik.

Foto: Suasana panik di halaman RS Elizabeth saat terjadi kebakaran, Rabu (20/5/2015).
Sebagian besar pasien dievakuasi ke gedung Susteran Fransiskanes Santa Elizabeth Batam yang berada di depan ruang UGD.
Karena keterbatasan ruangan, sebagian pasien terpaksa di tempatkan di halaman rumah sakit.
Seorang keluarga pasien, Stevan mengaku terkejut saat asap memenuhi ruangan tempat adiknya yang tengah dirawat di lantai tiga.
Dengan dibantu perawat, Stevan segera mengevakuasi adiknya yang masih memakai infus ke luar rumah sakit.
"Saya panik. Kamar adik saya pas disebelah ruangan yang terbakar. Kami mengevakuasinya lewat tangga darurat," tutur Stevan.
Sementara itu, Owen, seorang keluarga korban lain menerangkan, api pertama kali terlihat dari sebuah kamar yang terletak dilantai tiga rumah sakit.
Sekitar pukul 15.30 WIB api yang belum terlalu besar terlihat dari kamar VIP 438.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/suasana-panik-di-halaman-rs-elizabeth-saat-terjadi-kebakaran_20150521_094352.jpg)