Prostitusi On Line

Ini Upaya Polisi Minimalisir PSK Bawa Umur asal Jawa Barat ke Batam

Aparat Satreskrim Polresta Barelang terus menelusuri praktek prostitusi online di Kota Batam.

Ini Upaya Polisi Minimalisir PSK Bawa Umur asal Jawa Barat ke Batam
tribunnews batam/argianto
Sejumlah wanita termasuk 2 WNA ditangkap polisi di Flamboyan Massage yang terletak di Komplek Paradise Nagoya, Batam, lantaran diduga jalankan prostitusi online, Rabu (20/5/2015). 

Laporan Tribunnews Batam, Elhadif Putra

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Aparat Satreskrim Polresta Barelang terus menelusuri praktek prostitusi online di Kota Batam.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safrudin mengatakan, setelah beberapa waktu lalu menemukan adanya panti pijat yang menawarkan anak di bawah umur melalui internet, pihaknya akan terus mencari para pelaku-pelaku lainnya.

"Kita akan terus mencari, menelusuri dan meminta informasi dari masyarakat," kata Asep, Selasa (26/5/2015).

Mengenai banyaknya anak di bawah umur yang didatangkan dari luar daerah seperti Jawa Barat, Asep mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian di sana.

"Kita kerjasama juga dengan kepolisian Jawa Barat. Kita ada jaringan juga disana," lanjut mantan Kapolresta Bogor itu.

Saat ini kasus prostitusi online dan traficking yang dilakoni pengelola Flamboyan Massage, Nagoya, Batam, masih terus diproses.

Termasuk dua orang warga negara asing asal Singapura yang ikut tertangkap karena menggunakan jasa prostitusi anak di bawah umur.

"Para pelaku masih kita proses," pungkas Asep.

Diberitakan sebelumnya, aparat dari Polresta Barelang mengungkap traficking yang bermodus panti pijat dengan memperdagangkan anak sebagai PSK secara online.

Praktek traficking tersebut diketahui dikelola oleh Flamboyan Massage yang terletak di komplek pertokoan Paradise Nagoya.

Dalam prakteknya pengelola memasang iklan menyediakan perempuan-perempuan muda di sebuah situs internet.

Pada kasus ini petugas lima orang, yang masing-masing Neni Herni selaku pemilik Flamboyan Massage, Devi Oktaviani selaku kasir, dan Denny Risnandar selaku papi.

Sementara dua warga negara singapura Poh Soon Seng dan Fo Cher Soon ditangkap ketika membooking dua anak pada Flamboyan Massage.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved